BERITA TERKINI
SS Kitchen, Usaha Risoles Rumahan yang Tumbuh dari Hobi Saat Pandemi

SS Kitchen, Usaha Risoles Rumahan yang Tumbuh dari Hobi Saat Pandemi

PADANG — Berawal dari kegiatan mengisi waktu luang saat pandemi COVID-19, Putri Syintia Oktaviani mengembangkan usaha kuliner rumahan yang kini dikenal sebagai SS Kitchen. Usaha yang dirintis sejak 2020 itu berfokus memproduksi risoles dengan berbagai varian rasa dan dipasarkan melalui sistem pre-order.

Dalam program Rang Mudo Kreatif RRI Pro 2 Padang, Putri menceritakan bahwa sebelum menekuni bisnis kuliner, ia lebih dulu menjalankan usaha rajutan. Keinginan mencoba hal baru kemudian membawanya belajar membuat kue kering, hingga akhirnya beralih memproduksi risoles.

Putri mengatakan, proses membangun usaha tersebut tidak instan. Ia membutuhkan sekitar tiga hingga empat bulan untuk melakukan uji coba resep. Setelah produk mulai dipasarkan, evaluasi rasa dan kualitas tetap dilakukan berdasarkan masukan pelanggan.

Seiring meningkatnya permintaan, SS Kitchen kini menghadirkan tiga varian utama, yakni risoles mayo, bolognese, dan matcha. Dari ketiganya, varian bolognese dan matcha menjadi yang paling banyak diminati, menggeser risoles mayo yang merupakan produk pertama SS Kitchen.

Putri menegaskan, kualitas produk menjadi prioritas meski harga bahan baku terus naik. Karena itu, SS Kitchen memilih menyesuaikan harga jual ketimbang mengurangi kualitas maupun isi produk yang selama ini menjadi daya tarik pelanggan.

Dalam perjalanannya, Putri mengaku pernah mengalami kegagalan yang menjadi pelajaran berharga. Salah satunya saat ratusan risoles yang telah disiapkan untuk pesanan pelanggan rusak ketika proses penggorengan akibat kesalahan teknik produksi dan pengaturan suhu minyak.

Ke depan, Putri berencana mengembangkan SS Kitchen dengan membuka outlet agar produk lebih mudah dijangkau masyarakat tanpa harus melalui sistem pre-order. Ia juga ingin menambah pilihan produk berupa beragam jajanan pasar tradisional sebagai pelengkap, sekaligus ikut melestarikan kuliner khas yang kian jarang ditemukan.