PATI — Program pendistribusian Makanan Bergizi (MBG) di Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Polresta Pati berlangsung lancar dan tertib, Jumat (24/10/2024). Kegiatan dilaksanakan di SPPG Polresta Pati, Jalan Agil Kusumadya No. 26, mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, dengan melibatkan siswa dari sejumlah lembaga pendidikan di bawah binaan Polresta Pati.
Kegiatan dipimpin Kabag Log Polresta Pati Kompol Catur Kusuma Adhi, S.H., yang juga menjabat Ketua PIC SPPG Polresta Pati, didampingi Kasidokkes Polresta Pati Iptu Jasmani, S.Kep., beserta anggota. Seluruh rangkaian pendistribusian disebut berjalan tertib, higienis, dan sesuai standar kesehatan yang ditetapkan.
Berdasarkan data SPPG Polresta Pati, sebanyak 1.108 siswa menerima paket MBG. Rinciannya, TK Bhayangkari 42 sebanyak 89 anak, TK Bhayangkari 43 sebanyak 95 anak, SD Pati Kidul sebanyak 727 anak, serta SD Ngarus 2 sebanyak 197 anak. Pendistribusian dilakukan serentak oleh tim SPPG dengan dukungan dua kendaraan operasional Suzuki Carry bernomor polisi K-9936-NS dan K-9834-NS.
Dalam pelaksanaannya, pengurus SPPG menggandeng Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai mitra pendukung. Pengelolaan dan penyajian makanan dipimpin Nawangwulan Handayani dengan melibatkan 47 karyawan, termasuk Kepala SPPG Chandra Bayu Aji, Ahli Gizi Nafisah Salsabila, serta staf akuntansi Nailal Muna Avi.
Kompol Catur menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polresta Pati terhadap program peningkatan gizi anak. Ia menegaskan komitmen agar makanan yang dibagikan memenuhi standar gizi seimbang.
Menurutnya, menu yang disalurkan telah disusun dengan memperhatikan kebutuhan tumbuh kembang anak. Menu pada kegiatan tersebut terdiri dari nasi putih, telur asam manis, tempe mendoan, tumis brokoli jamur, dan buah jeruk, yang disebut telah diperhitungkan oleh ahli gizi agar sesuai kebutuhan energi harian siswa.
Kompol Catur juga menekankan peran SPPG sebagai wadah kepedulian sosial Polresta Pati di bidang kesehatan masyarakat. Ia mengapresiasi keterlibatan personel, pengurus Bhayangkari, serta tenaga pendukung dalam pelaksanaan program tersebut.

