Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya asupan gizi kembali disuarakan melalui sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Pendopoan Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Rabu, 5 Maret 2026. Kegiatan ini disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana bersama mitra kerja dari Badan Gizi Nasional.
Dalam keterangannya, Sri menekankan bahwa makanan bergizi berperan penting bagi kesehatan. Ia menyebut kehadiran program pemerintah yang menyediakan makan bergizi secara gratis diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi yang tepat, sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai makna makanan bergizi.
“Makan bergizi adalah kunci. Ketika pemerintah menghadirkannya secara gratis, itu memudahkan rakyat untuk memenuhi kebutuhan gizi yang benar. Program ini juga menjadi edukasi bahwa makanan bergizi bukan makanan berlemak, tetapi makanan sehat sesuai kebutuhan tubuh,” kata Sri dalam keterangan pers yang dikutip Senin, 9 Maret 2026.
Sri menjelaskan, MBG merupakan salah satu langkah pemerintah untuk membantu pemenuhan gizi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi makanan sehat perlu dibangun sejak dini agar berdampak positif bagi kesehatan masyarakat.
Ia berharap anak-anak yang menerima makanan bergizi di sekolah dapat meneruskan kebiasaan tersebut di rumah. “Harapannya, anak-anak mendapatkan makanan bergizi di sekolah dan melanjutkannya di rumah. Ini bukan hanya program sesaat, tetapi bagian dari proses membangun budaya hidup sehat di masyarakat,” ujarnya.
Sri juga menilai pemenuhan gizi berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Ketersediaan makanan bergizi, kata dia, diharapkan membantu anak-anak tumbuh lebih sehat dan mendukung proses belajar.
“Tujuan dari MBG salah satunya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitas hidup dalam rangka mencapai visi Indonesia Emas. Urgensi program ini dilatarbelakangi oleh tantangan kualitas SDM dan masih adanya anak-anak yang menghadapi hambatan dalam pendidikan,” ungkapnya.
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, Sri menambahkan pihaknya akan memantau pelaksanaan program agar berjalan sesuai tujuan. “Kami di Komisi IX DPR RI akan terus mengawal agar pelaksanaan program ini berjalan dengan baik. Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara periodik demi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta terdorong membangun kebiasaan hidup sehat, terutama bagi anak-anak yang berada dalam masa pertumbuhan.

