BERITA TERKINI
Sekitar 20 UMKM Ramaikan Bazar Kuliner "Andalan Ngabuburit" di Makassar

Sekitar 20 UMKM Ramaikan Bazar Kuliner "Andalan Ngabuburit" di Makassar

Sedikitnya 20 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal meramaikan kegiatan bazar dan kuliner bertajuk “Andalan Ngabuburit” yang digelar di pelataran parkir Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan, Makassar. Acara ini menyediakan beragam jajanan jelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan “Andalan Ngabuburit” resmi berlangsung mulai 23 Februari hingga 15 Maret. Selain menjadi tujuan masyarakat untuk berburu takjil, kegiatan ini juga ditujukan untuk mendorong penggunaan dan dukungan terhadap produk lokal.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Andi Eka Prasetya, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha kecil. Ia berharap lokasi kegiatan dapat menjadi titik temu yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif selama bulan suci, sekaligus membantu UMKM berkembang.

Menurut Andi Eka, “Andalan Ngabuburit” tidak hanya menjadi tempat jajan sore, tetapi juga ruang strategis bagi UMKM untuk memperkenalkan produk. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sejumlah gerai UMKM menghadirkan berbagai pilihan, mulai dari aneka takjil tradisional, menu berbuka kekinian, produk kreatif dan kriya, hingga busana Muslim. Kegiatan ini juga menggandeng jaringan media agar informasi dan kemeriahannya dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyu Purnama, turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai salah satu upaya menggerakkan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM.

Selama sekitar tiga pekan pelaksanaan, panitia juga menyiapkan rangkaian acara hiburan dan kegiatan, seperti ceramah agama, stand up comedy, event gim PUBG/Mobile Legends, lomba mewarnai anak, serta talkshow bersama konten kreator Makassar.

Salah satu pelaku UMKM, Dewi Yuliani, mengaku bersyukur mendapat ruang untuk menjajakan produk, terlebih pada bulan Ramadhan saat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.