BERITA TERKINI
Sekda Manggarai Barat Dorong Pemuda Kembangkan Kuliner Lokal di Tengah Pulihnya Pariwisata Labuan Bajo

Sekda Manggarai Barat Dorong Pemuda Kembangkan Kuliner Lokal di Tengah Pulihnya Pariwisata Labuan Bajo

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, mendorong generasi muda untuk menjadikan kuliner lokal sebagai peluang usaha potensial seiring mulai pulihnya sektor pariwisata di Labuan Bajo.

Pernyataan itu disampaikan Fransiskus saat menghadiri Gala Dinner bersama Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial (Humanis) di Senja Eatery, Labuan Bajo, Rabu (13/8/2025).

Menurut Fransiskus, keterlibatan anak muda dinilai penting dalam penguatan sektor pariwisata. Ia menekankan bahwa daya tarik wisatawan tidak hanya pada alam dan komodo, tetapi juga pada budaya lokal, termasuk kuliner tradisional.

Dalam kesempatan tersebut, Fransiskus turut mengapresiasi pendampingan yang dilakukan melalui program Urban Futures, sebuah inisiatif global periode 2023–2027 yang berfokus pada sistem pangan perkotaan inklusif, kesejahteraan kaum muda, dan ketahanan iklim. Humanis sebagai pelaksana lokal disebut aktif mendampingi generasi muda di Manggarai Barat dalam menghadapi tantangan sekaligus peluang di sektor pangan dan kuliner.

Fransiskus menyebut program Urban Futures di Indonesia baru berjalan di dua lokasi, yaitu Bandung dan Manggarai Barat. Ia berharap program tersebut dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda setempat.

Regional Coordinator Urban Futures Indonesia, Laily Himayati, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah yang dinilai membantu program berjalan dengan baik di Manggarai Barat.

Selain itu, Humanis melalui konsorsium Pangan Bernas juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk tampil di Festival Golo Koe 2025, termasuk mempromosikan produk lokal sejak rangkaian Gala Dinner. Festival tersebut disebut tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberdayakan pelaku UMKM lokal serta memperkuat keragaman budaya dan toleransi di Labuan Bajo.

Secara umum, dorongan yang disampaikan pemerintah daerah ini mencerminkan upaya sinergi antara pemerintah, lembaga penggerak sosial, dan komunitas muda untuk membuka peluang ekonomi melalui budaya, pariwisata, dan inovasi lokal.