Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Indra, menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata. Menurutnya, sinergi tersebut dibutuhkan untuk merespons dinamika pariwisata Bali yang semakin kompleks.
Di sisi lain, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyoroti adanya anomali tingkat okupansi hotel yang terjadi di tengah ramainya wisatawan. Sorotan ini menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam pembahasan mengenai kondisi terkini pariwisata Bali.
Penekanan pada kolaborasi dan perhatian terhadap anomali okupansi hotel mencerminkan kebutuhan akan langkah bersama untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata, sekaligus memastikan dampak kunjungan wisatawan dapat terkelola dengan baik.

