Usaha kuliner Sayap Mangkok milik Aulia Faiqoh Himami memperkuat strategi pemasaran digital untuk menjangkau konsumen dari kalangan anak muda. Selain mengandalkan penjualan langsung di gerai, Sayap Mangkok memanfaatkan media sosial, layanan pesan antar makanan, serta kolaborasi dengan konten kreator kuliner.
Aulia menilai pemasaran digital penting karena target pasar Sayap Mangkok merupakan generasi muda yang aktif menggunakan media sosial. Karena itu, ia berupaya memaksimalkan berbagai platform untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun hubungan dengan calon pelanggan.
“Media sosial sangat berperan untuk memasarkan produk. Karena target pasar kita anak muda yang scrolling media sosial,” ujar Aulia dalam Jagongan UMKM, Minggu (13/9/2026).
Sebelum memperluas pemasaran, Aulia terlebih dahulu menguji produk kepada orang-orang terdekat. Ia menawarkan makanan kepada teman dalam lingkup kecil untuk memperoleh tanggapan mengenai rasa, kualitas, dan kekurangan produk. Menurutnya, masukan tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum produk dipasarkan ke masyarakat yang lebih luas. Strategi itu kemudian dikembangkan melalui jaringan organisasi serta rekomendasi dari mulut ke mulut.
Dalam perjalanannya, Sayap Mangkok sempat menghadapi tantangan penurunan penjualan setelah antusiasme awal pembukaan gerai mulai berkurang. Kondisi tersebut semakin terasa ketika mahasiswa memasuki masa libur perkuliahan.
Untuk mengatasi situasi itu, Aulia memperluas pemasaran melalui layanan pesan antar makanan dan media sosial seperti Instagram, TikTok, serta Threads. Ia juga berupaya meningkatkan interaksi dengan pengguna melalui unggahan konten dan balasan komentar.
Selain itu, Sayap Mangkok menggandeng food vlogger dan konten kreator kuliner untuk memperkenalkan produk. Kerja sama dilakukan melalui sistem barter produk dengan konten ulasan, lalu dilanjutkan promosi berbayar secara bertahap.
“Kita pernah menggunakan sistem barter value, yaitu memberikan produk kepada konten kreator untuk direview. Setelah itu, kita juga mencoba yang berbayar, tetapi tidak langsung dalam range yang mahal,” ungkapnya.
Aulia memilih bekerja sama secara berkala dengan sejumlah kreator dibanding hanya mengandalkan satu promosi besar. Menurutnya, kreator dengan jumlah pengikut yang tidak terlalu besar tetap berperan membangun kepercayaan konsumen, terutama jika memiliki target pasar yang sesuai.
Saat ini, Sayap Mangkok melayani pembelian langsung di gerai kawasan Dewandaru serta pemesanan melalui ShopeeFood. Aulia juga menargetkan perluasan layanan ke platform GrabFood.
Gerai Sayap Mangkok berlokasi di Jalan Dewandaru A1, kawasan Taman Pujasera dan Cafe, Kota Malang. Usaha ini buka setiap Selasa hingga Minggu pukul 09.00–00.00 WIB, sementara hari Senin menjadi hari libur.
Melalui penguatan pemasaran digital dan perluasan kanal penjualan, Aulia berharap Sayap Mangkok dapat menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus membangun bisnis kuliner yang berkelanjutan.