Satelit Showroom menggarap peluang pasar industri kuliner di Solo, Jawa Tengah, yang dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tren pertumbuhan positif. Menyikapi dinamika tersebut, Satelit Commercial Kitchen & Bar resmi menghadirkan showroom peralatan dapur komersial terpadu yang ditujukan untuk memberikan visualisasi nyata sekaligus ruang edukasi bagi pelaku usaha kuliner, dari skala UMKM hingga restoran dan bar.
Pemilik Satelit Commercial Kitchen & Bar, Nikky Tiffany, mengatakan kehadiran showroom ini bertujuan mendekatkan konsep visual dapur modern dan bar kepada pengusaha lokal yang berkembang di Solo dan sekitarnya. Menurutnya, fasilitas tersebut dirancang agar pemilik kafe dan restoran lebih mudah membayangkan bentuk kitchen atau bar profesional beserta kebutuhan peralatannya.
“Kami ingin mempermudah bayangan para pemilik kafe dan resto tentang bagaimana visual asli sebuah kitchen atau bar profesional, serta apa saja peralatan yang mereka butuhkan. Selain itu, tempat ini dirancang untuk menjadi wadah terkoneksi yang menghubungkan para vendor, supplier bahan baku, hingga para pelaku usaha,” kata Nikky saat pembukaan kitchen & bar di Solo, Sabtu.
Nikky menambahkan, Satelit tidak hanya menawarkan unit mesin, tetapi juga menekankan aspek edukasi dan layanan purnajual. Untuk meminimalkan risiko kesalahan operasional, Satelit menyediakan fasilitas demo unit sehingga calon pembeli dapat mencoba mesin secara langsung dengan membawa bahan baku sendiri sebelum melakukan transaksi.
Selain itu, tersedia layanan konsultasi gratis yang didukung tim perancang interior dapur. Layanan ini ditujukan untuk memastikan efisiensi jalur instalasi serta menghindari pengulangan pekerjaan ketika proses konstruksi kafe atau restoran berlangsung.
Terkait potensi pasar di Solo, Nikky menilai peluangnya masih menjanjikan. Berdasarkan data internal, Satelit mencatat telah terkoneksi dengan sekitar 60–70 persen pasar coffee shop dan restoran di wilayah Solo.
Pada kesempatan yang sama, Creative Director Ninety 9 Baking Studio, Illene, menyampaikan salah satu program yang dihadirkan dalam ekosistem Satelit adalah kelas pembuatan kue (baking class). Program tersebut menyasar segmen yang luas, mulai dari pengusaha toko roti, kedai kopi, restoran, hingga ibu rumah tangga dan generasi muda yang ingin memulai bisnis kuliner.
“Kami ingin merangkul semua kalangan. Untuk jadwal kelasnya sendiri akan diperbarui secara berkala setiap bulan melalui akun Instagram resmi kami. Sebagai langkah awal untuk membangun ekosistem komunitas baker di Solo, kami akan menyelenggarakan kegiatan Cake Picnic. Event ini menjadi ajang berkumpul dan berkolaborasi bagi para perajin kue untuk saling berbagi pengalaman,” kata Illene.
Ia berharap, melalui ruang belajar yang dilengkapi peralatan berstandar profesional, pelaku usaha kuliner—khususnya Gen Z dan pelaku UMKM—dapat meningkatkan keterampilan praktis agar lebih siap bersaing di industri kuliner yang kompetitif.

