Menjelang bulan suci Ramadan, PT Sasa Inti melalui Sasa Tepung Bumbu menggelar acara bertajuk “Dapur Tempe Kriwang” di Parkir Timur Plaza Surabaya, Sabtu (14/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, panitia memasak sekaligus membagikan 250 kilogram tempe goreng kepada warga sebagai upaya menghadirkan inspirasi menu takjil bagi keluarga.
Aksi masak massal ini melibatkan 108 ibu dari berbagai komunitas lokal di Surabaya yang disebut Key Opinion Moms (KOM). Mereka berkolaborasi dengan ahli gorengan Abdul Latief serta Chef Ignatius Loyola untuk menghasilkan tempe goreng yang krispi, gurih, dan memiliki aroma bawang yang kuat, sesuai konsep “Kriwang”.
Selain memasak, kegiatan ini juga menghadirkan instalasi sensorik bernama “Krispi Room”. Melalui fasilitas tersebut, peserta dapat mendengarkan standar tingkat kerenyahan ideal dari sebuah gorengan.
Tempe goreng yang telah dimasak, sebanyak 250 kilogram, kemudian dibagikan langsung kepada masyarakat sekitar sebagai bagian dari semangat menyambut Ramadan lebih awal.
Marketing Director PT Sasa Inti, Agus Nugraha, mengatakan inisiatif ini ditujukan untuk membantu para ibu menyajikan menu berbuka puasa yang tidak monoton dan tetap dinantikan keluarga di rumah.
“Buka puasa itu momen spesial keluarga. Kami ingin Tempe Kriwang Sasa hadir dan membuat momen hangat berbuka bersama keluarga yang selalu akan dikenang sepanjang masa,” ujar Agus Nugraha.
Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap tempe goreng yang selama ini identik sebagai hidangan sederhana dapat menjadi salah satu menu takjil andalan saat berbuka puasa.
Resep Tempe Kriwang ala Sasa
Bahan-bahan:
1 papan tempe kualitas baik (potong sesuai selera, jangan terlalu tebal agar krispi maksimal).
1 bungkus Sasa Tepung Bumbu Serbaguna (ukuran sesuai kebutuhan porsi).
Air es atau air dingin secukupnya (kunci utama agar adonan tepung lebih renyah).
Minyak goreng secukupnya untuk deep frying (menggoreng terendam).
Cara membuat:
Siapkan adonan basah dan kering: Bagi Sasa Tepung Bumbu Serbaguna menjadi dua wadah. Satu bagian untuk adonan basah (campur dengan air dingin hingga kekentalannya pas, tidak terlalu cair), dan satu bagian lagi biarkan kering.

