JAKARTA – Menjelang Ramadan, pilihan menu takjil kerap menjadi perhatian para ibu rumah tangga, termasuk di Surabaya. Di tengah kebiasaan menyajikan gorengan saat berbuka, muncul kebutuhan untuk menghadirkan variasi yang berbeda agar hidangan terasa lebih istimewa.
Merespons hal tersebut, Sasa Tepung Bumbu menggelar acara bertajuk “Dapur Tempe Kriwang” di Parkir Timur Plaza Surabaya pada 14 Februari 2026. Acara ini menghadirkan Tempe Kriwang—akronim dari krispi, gurih, dan ngebawang—sebagai inspirasi takjil Ramadan.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 250 kilogram Tempe Kriwang disiapkan dan dihadirkan untuk masyarakat Surabaya. Warga yang datang mendapat kesempatan mencicipi langsung sajian tersebut.
Marketing Director PT Sasa Inti, Agus Nugraha, menyampaikan bahwa bagi seorang ibu, kepuasan saat berbuka puasa salah satunya datang ketika keluarga menyantap takjil yang disiapkan hingga habis. Menurutnya, momen buka puasa bukan hanya soal melepas lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi setelah seharian beribadah.
Agus menilai, tempe goreng yang biasa disajikan dapat terasa monoton. Karena itu, ia menyebut perlunya pilihan yang dapat menghadirkan suasana berbeda, termasuk lewat sensasi kerenyahan gorengan saat disajikan di meja makan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis pada Rabu (18/2).
Ia juga menyebut, variasi takjil dapat dibuat tanpa perlu mengulek bumbu di dapur. Dalam keterangan yang sama, Sasa menyatakan penggunaan Sasa Tepung Bumbu Serbaguna ditujukan untuk menghasilkan tekstur krispi, rasa gurih yang meresap, serta aroma bawang pada Tempe Kriwang.
Acara “Dapur Tempe Kriwang” melibatkan 108 Key Opinion Moms (KOM) dari komunitas lokal Surabaya. Mereka memasak bersama Abdul Latief yang disebut sebagai “Raja Gorengan” serta Chef Ignatius Loyola untuk menyiapkan 250 kilogram Tempe Kriwang.
Selain kegiatan memasak, acara ini turut menghadirkan “Krispi Room”, instalasi yang disebut memungkinkan para ibu mendengar standar kerenyahan ideal Tempe Kriwang. Pada akhir kegiatan, para peserta membagikan hasil masakan tersebut di Surabaya.
“Sasa hadir untuk menciptakan momen kebersamaan yang lebih berkualitas. Buka puasa itu adalah momen spesial keluarga. Kami ingin Tempe Kriwang Sasa hadir dan menciptakan momen hangat berbuka bersama keluarga yang selalu akan dikenang sepanjang masa,” ujar Agus.

