BARITO KUALA – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi lokal. Melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah, pemkab untuk pertama kalinya memusatkan kegiatan di kawasan bawah Jembatan Barito.
Kegiatan yang digelar pada Senin (9/3/2026) itu dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Barito Kuala, M. Wahyu Adibawono, yang mewakili Bupati Barito Kuala Bahrul Ilmi. Hadir pula unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat dari Kecamatan Jejangkit dan Belawang.
Dalam sambutannya, Wahyu menjelaskan Safari Ramadan tahun ini menggunakan format yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya dilakukan dengan kunjungan langsung ke desa-desa, kali ini kegiatan dipusatkan di dua titik utama, yakni Aula Selidah Marabahan dan kawasan bawah Jembatan Barito.
Pemilihan kawasan bawah Jembatan Barito disebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi kuliner khas dari berbagai kecamatan di Barito Kuala. Lokasi tersebut difungsikan sebagai pusat kegiatan Safari Ramadan sekaligus pusat kuliner Ramadan yang menampilkan produk pelaku usaha mikro dan kecil dari berbagai wilayah.
“Kami ingin memperkenalkan produk kuliner dari kecamatan-kecamatan yang ada. Harapannya, melalui kegiatan seperti ini pelaku usaha mikro dan kecil di desa maupun kecamatan dapat terus berkembang,” ujar Wahyu.
Selain mempererat silaturahmi, Safari Ramadan juga menjadi momentum penyaluran bantuan untuk pengembangan sarana ibadah. Dalam kegiatan itu, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk kemakmuran masjid di wilayah Kecamatan Jejangkit dan Belawang. Dukungan juga datang dari Bank Kalsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang turut membantu kedua kecamatan tersebut.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah agama, serta penyerahan bantuan secara simbolis. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemkab Barito Kuala berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus membuka ruang promosi bagi potensi ekonomi lokal yang dimiliki daerah.

