Rumah anggota DPR RI sekaligus komedian Eko Patrio di kawasan Kuningan, Jakarta, menjadi sasaran penjarahan massa pada Sabtu (30/8/2025) malam. Peristiwa itu disebut membuat isi rumah terkuras, termasuk barang-barang kecil di dapur hingga bahan makanan.
Heri, petugas keamanan kompleks, mengatakan massa tidak hanya mengambil barang berharga, tetapi juga berbagai kebutuhan dapur. Ia menyebut bahan makanan seperti jagung, sawi, dan bumbu dapur turut diambil hingga tidak tersisa.
Menurut Heri, massa mulai berkumpul sekitar pukul 21.00 WIB. Jumlah orang yang disebut mencapai ratusan membuat pertahanan keamanan tidak mampu menahan mereka.
Gelombang pertama massa dilaporkan merangsek masuk ke dalam rumah sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah itu, penjarahan disebut terus berlangsung hingga dini hari.
Heri menyebut gelombang kedua menjadi yang paling parah karena hampir seluruh isi rumah habis. Ia mengatakan semua barang di dalam rumah terkuras tanpa terkecuali pada tahap tersebut.
Situasi kemudian berangsur lebih tenang setelah tiga perwakilan massa memastikan rumah dalam keadaan kosong. Meski demikian, Heri menyebut masih ada sebagian orang yang bertahan karena penasaran, sebelum kondisi dinyatakan kondusif pada gelombang berikutnya.
Heri memperkirakan jumlah massa yang menjarah rumah Eko Patrio mencapai lebih dari 500 orang. Ia menambahkan, Eko Patrio tidak berada di rumah saat kejadian dan rumah dalam kondisi kosong, dengan hanya petugas keamanan yang berjaga.

