Roadshow Kuliner Viral Indonesia digelar di Trans Studio Mall, Denpasar, Bali, pada 8–19 Oktober 2025. Festival kuliner ini menghadirkan beragam pilihan makanan yang tengah populer, termasuk menu dari Thailand, Malaysia, Korea, Timur Tengah, hingga hidangan khas Indonesia.
Sejumlah jajanan Thailand yang tersedia antara lain tanghulu, somtam, tomyam, mango sticky rice, gurita krispi, serta aneka makanan jalanan yang dikenal dari Pattaya Street Food. Dari Malaysia, pengunjung dapat menemukan roti John dan Milo Malaysia. Sementara itu, pilihan kuliner Korea mencakup dimsum mentai dan kimchi beef roll.
Festival ini juga menawarkan menu khas Timur Tengah seperti roti canai dan kebab. Adapun dari Indonesia, beberapa makanan yang disajikan meliputi mi garing Sulawesi, nasi bakar, bakwan Pontianak, nasi goreng merah Sulawesi, hingga minuman es pisang ijo.
Pada Minggu (12/10/2025), pengunjung tampak mengantre di sejumlah tenant jajanan Thailand seperti tomyam dan somtam. Salah satu pengunjung, Dyah (23), mengaku penasaran ingin mencoba somtam atau selada pepaya mentah yang jarang ditemui di Bali. “Penasaran sama rasanya seperti apa sih, makanya nggak papa antre,” kata Dyah.
Roadshow Kuliner Viral Indonesia merupakan unit usaha di bawah naungan PT Gita Sejahtera Maju. Unit ini dipimpin oleh Gita Swarantika sebagai Direktur Utama dan dijalankan oleh Dwi Nugraha Setiawan selaku Direktur Operasional yang mengusung konsep festival atau bazar kuliner bertema “Street Food Thailand”.
Menurut penyelenggara, festival ini dihadirkan sebagai wadah bagi masyarakat lokal untuk berkreasi sekaligus menunjukkan peran UMKM dalam perekonomian. Hingga kini, Roadshow Kuliner Viral Indonesia disebut telah menghadirkan lebih dari 200 tenant dengan lebih dari 1.000 menu, serta digelar di lebih dari 20 kota besar di Indonesia sebelum singgah di Bali.
Dwi Nugraha Setiawan menyebut penyelenggaraan di Bali menjadi momen khusus karena tingginya antusiasme masyarakat lokal dan wisatawan asing untuk menikmati sajian kuliner Thailand dan Indonesia yang diolah pedagang lokal. Ia menilai hal itu menunjukkan daya tarik kuliner lokal bagi pasar internasional.
Penyelenggara juga menyatakan seluruh bahan baku dan kebutuhan operasional festival diambil dari pasar-pasar lokal, mulai dari bahan makanan, perlengkapan dapur, hingga kebutuhan logistik. Selain itu, Dony Gumay selaku HRD Legal Roadshow Kuliner Viral Indonesia menyampaikan bahwa di setiap kota, pihaknya melakukan perekrutan sekitar 150 orang dalam satu kali acara. Untuk pelaksanaan di Bali, sekitar 150 tenaga kerja yang direkrut disebut berasal dari warga lokal Bali.
Ke depan, Roadshow Kuliner Viral Indonesia direncanakan berlanjut ke sejumlah kota di Sulawesi dan Kalimantan, seperti Gorontalo, Manado, Pontianak, dan Palangkaraya.

