Seorang remaja di Inggris, Lucas Howson, hampir kehilangan nyawa setelah mengikuti tren viral “tap out” di TikTok. Insiden tersebut membuat Lucas pingsan, mengalami cedera otak, serta menggigit lidahnya sendiri hingga nyaris terpotong.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi ketika Lucas berada di taman bersama teman-temannya. Pada malam hari tanggal 17 Juli, ibu Lucas, Amy Howson, menerima telepon yang mengabarkan putranya pingsan di lokasi tersebut.
Menurut laporan Kennedy News, Lucas ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan lidah hampir terpotong. Saat Amy tiba, ia mendapati putranya kebingungan dan berdarah setelah menggigit lidahnya hingga tiga perempat bagian ketika pingsan.
“Lucas terlihat seperti lupa ingatan, ia terus bertanya apa yang terjadi dan di mana dia berada,” kata Amy.
Dalam kondisi tidak sadarkan diri, Lucas jatuh ke tanah sehingga tubuhnya terbentur keras. Benturan itu disebut membuat dagunya terhempas, sementara sebagian besar lidahnya tergigit.
Tren “tap out” sendiri dilaporkan memiliki aturan yang berbeda-beda di berbagai wilayah. Dalam beberapa versi, peserta dicekik oleh orang lain atau sengaja menahan napas sendiri hingga hampir pingsan.
Tren berbahaya ini sebelumnya juga menjadi perhatian pada 2023 setelah seorang remaja Skotlandia, Hamdan Khaliq, dilaporkan meninggal dunia akibat cekikan.
Meski sempat mendapat pertolongan pertama di lokasi, teman-teman Lucas disebut terpukul karena ia pingsan selama sekitar 20 detik sebelum akhirnya sadar. Dalam situasi darurat itu, Amy segera membawa Lucas ke rumah sakit. Dokter kemudian memastikan Lucas mengalami amnesia sementara.
Lucas dilaporkan pulih sepenuhnya, namun kejadian tersebut meninggalkan trauma bagi sang ibu. Amy berharap tidak ada lagi orang tua yang mengalami peristiwa serupa.

