Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, menghadiri sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Aula Graha Multiguna Bintara, Kota Bekasi, Kamis (12/3). Dalam kegiatan tersebut, Ranny menekankan bahwa MBG tidak hanya diposisikan sebagai bantuan pangan, tetapi sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat sumber daya manusia Indonesia.
Ranny menggarisbawahi pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama program. Menurutnya, pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang menjadi bagian dari upaya mencetak generasi emas.
“Makan bergizi gratis merupakan program andalan pemerintahan Prabowo-Gibran saat kampanye Pilpres tahun 2024 yang lalu dan telah dilaksanakan sejak 06 Januari 2025. Makan Begizi Gratis salah satu bentuk program dari pemerintah untuk masyarakat agar anak-anak sebagai penerima manfaat mendapat gizi yang cukup dan seimbang,” ujar Ranny.
Selain aspek kesehatan, Ranny juga menyoroti dampak ekonomi yang diharapkan muncul dari pelaksanaan program, khususnya melalui unit dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Ia menyebut keberadaan dapur SPPG berpotensi menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar dan mendorong perputaran ekonomi setempat.
“Manfaat lain dari program ini juga dirancang untuk menggerakkan perekonomian Masyarakat. Setiap dapur SPPG akan menyerap tenaga kerja dari Masyarakat sekitar. Tentunya akan memutar perekonomian wilayah tersebut,” lanjut Ranny.
Ranny menambahkan, ekosistem program ini juga melibatkan petani, peternak, serta pelaku UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan. Dengan begitu, MBG diharapkan dapat menyentuh sektor kesehatan sekaligus mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Sosialisasi tersebut turut menghadirkan narasumber lain, yakni Fadhly selaku Tenaga Ahli DPR RI dan Anyelir Puspa Kemala dari Badan Gizi Nasional, yang memaparkan penjelasan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan program di lapangan.

