Kawasan Street Food di Jalan Moh Toha, Cirebon, menjadi salah satu pusat jajanan yang ramai dikunjungi. Pengunjung datang dari warga lokal maupun pelancong yang sedang singgah di Cirebon untuk berburu makanan dan minuman.
Deretan pedagang menawarkan beragam pilihan, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat. Penjual minuman segar juga cukup bervariasi, menambah opsi bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner malam.
Menjelang sore hingga malam, suasana kawasan berubah. Lampu jalan bernuansa neon mulai menyala, disusul puluhan gerobak pedagang kaki lima yang berjajar. Keramaian pun meningkat seiring datangnya pencinta kuliner yang memadati area tersebut.
Saat menyusuri jalan, aroma masakan dari berbagai lapak tercium kuat dan menggoda. Banyaknya pilihan membuat pengunjung kerap dihadapkan pada dilema untuk menentukan menu yang ingin dicoba.
Dari sisi harga, jajanan di kawasan ini dikenal relatif terjangkau. Dengan membawa uang sekitar Rp10.000 hingga Rp50.000, pengunjung sudah bisa membeli beragam makanan dan minuman. Kondisi ini menjadi salah satu alasan kawasan tersebut kerap dipadati pengunjung.
Pilihan makanan berat yang tersedia antara lain soto, bubur ayam, mi ayam, bakso, dan lainnya. Sementara itu, jajanan ringan kekinian juga mudah ditemukan, seperti bakso aci, dimsum, seblak, spageti, wonton, dan lumpia basah. Untuk minuman, tersedia es jeruk peras, aneka minuman kopi, smoothies, hingga es teh manis yang umum dijumpai.
Bagi penggemar seafood, kawasan Toha juga menawarkan aneka olahan makanan laut seperti cumi goreng, udang bakar, ikan bakar, serta kerang hijau saus padang yang disebut menjadi pilihan populer.
Aroma sate ayam dan sate kambing turut menjadi daya tarik. Sate disajikan dengan bumbu kacang kental, sambal, serta taburan bawang goreng.
Kuliner khas Cirebon, mi koclok, juga hadir di antara deretan jajanan. Hidangan ini dikenal dengan kuah kental berbahan santan dan kaldu ayam, yang memberi cita rasa berbeda dibanding mi kuah pada umumnya.
Bagi yang ingin kulineran malam di kawasan ini, waktu kunjungan sekitar pukul 19.00 disebut sebagai pilihan yang tepat. Pada jam tersebut, pedagang umumnya sudah siap berjualan dan kawasan belum terlalu padat.
Pengunjung juga disarankan membawa uang tunai karena sebagian pedagang belum menerima pembayaran digital. Suasana yang hangat dan ramah membuat kawasan ini cocok dikunjungi bersama teman, keluarga, maupun pasangan.

