Persaingan usaha kuliner kerap berlangsung ketat, terutama untuk produk yang sudah umum dijumpai seperti es teh manis dan aneka gorengan. Di Kabupaten Bengkalis, Putri Jesika mencoba menembus pasar tersebut lewat usahanya yang dikenal dengan nama Es Teh Meriah.
Meski menjual produk yang tergolong “pasaran”, Putri mengaku mampu mencatat penjualan rata-rata sekitar 400 cup es teh per hari dengan harga Rp3.000-an. Selain minuman, ia juga menawarkan donat seharga Rp2.000-an yang disebut bisa terjual hingga 600 buah per hari, serta aneka gorengan berukuran jumbo sebagai pendamping.
Menurut cerita usaha yang dijalankannya, salah satu faktor yang diandalkan adalah penetapan harga terjangkau. Putri menyasar berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, di tengah tren minuman yang kerap dijual dengan harga lebih tinggi.
Selain harga, Putri menekankan konsistensi rasa dan kualitas. Es teh yang dijualnya disebut tidak sekadar teh manis biasa, sementara donatnya ditawarkan dalam variasi rasa seperti Matcha, Red Velvet, dan Tiramisu. Untuk gorengan, ia menonjolkan ukuran jumbo yang dinilai memberi nilai lebih bagi pembeli.
Strategi lain yang dijalankan adalah pemilihan lokasi berjualan yang dibagi dalam dua waktu. Pada pagi hingga sekitar pukul 15.00 WIB, lapak dibuka di samping kampus IAIN Datuk Laksamana Bengkalis untuk menjangkau aktivitas mahasiswa. Sore hingga malam, sekitar pukul 17.00–21.00 WIB, ia berpindah ke kawasan lampu merah di Jalan Ahmad Yani untuk menyasar arus warga yang melintas di pusat kota.
Putri juga mengikuti kegiatan yang berpotensi menghadirkan keramaian, seperti Car Free Day atau bazar. “Kalau ada acara seperti Car Free Day atau bazar, saya pasti ikut,” ujarnya. Dalam kesempatan seperti itu, ia menyebut penjualan dapat meningkat hingga ribuan buah dalam satu acara.
Usaha Es Teh Meriah dirintis sejak 2023. Putri memulai dari skala rumahan dengan satu meja sederhana di depan rumah. Seiring waktu, ia menyebut pelanggan bertambah dari promosi mulut ke mulut, didukung upaya menjaga kualitas dan membaca peluang lokasi.
Kini, Es Teh Meriah menjadi salah satu nama yang dikenal di Bengkalis. Putri menilai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa produk sederhana tetap berpeluang berkembang jika dikelola dengan strategi harga, kualitas, dan penempatan yang tepat.

