Suasana pagi di TK Aisyiyah Balang Bodong, Kecamatan Tamalate, Makassar, tampak semarak ketika petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) datang membawa paket makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di halaman sekolah berukuran sekitar 6 x 7 meter, riuh tawa anak-anak mengiringi momen yang mereka nantikan sejak awal hari.
Sebanyak 123 siswa dari tujuh kelas berbaris rapi untuk menerima paket makanan. Bagi para siswa, pembagian makanan MBG bukan hanya waktu makan, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan dan dinanti setiap hari.
Kepala TK Aisyiyah Balang Bodong, Murtiati (57), mengatakan program MBG membawa perubahan nyata pada kebiasaan makan anak-anak. Ia menilai perbedaan kondisi sebelum dan sesudah program berjalan cukup mencolok.
“Dulu anak-anak yang bawa bekal sering kali hanya snack ringan seperti ciki. Sekarang alhamdulillah semua bisa makan makanan bergizi di sekolah,” ujar Murtiati.
Murtiati, yang dalam tujuh bulan terakhir memimpin sekolah tersebut, menyebut dampak program terasa terutama bagi siswa dari keluarga prasejahtera. Menurutnya, MBG tidak hanya membantu memastikan asupan gizi anak lebih baik, tetapi juga mendorong perubahan perilaku yang positif.
Salah satu perubahan yang paling terlihat, kata Murtiati, adalah peningkatan kehadiran siswa. Jika sebelumnya terdapat sekitar lima hingga sepuluh anak absen setiap hari, kini tingkat kehadiran disebut nyaris sempurna.
“Sekarang hampir 100 persen hadir. Anak-anak jadi lebih semangat ke sekolah karena menunggu MBG,” katanya.
Perubahan juga terlihat pada kondisi fisik siswa. Murtiati menuturkan anak-anak tampak lebih sehat dan aktif, dengan berat badan yang mulai meningkat seiring konsumsi rutin makanan bergizi seperti telur, buah, dan susu.
“Kelihatan lebih berisi dan sehat. Apalagi ada susu dan buah, itu sangat baik untuk tumbuh kembang mereka,” tambahnya.
Meski sesekali ada evaluasi terkait cita rasa makanan, Murtiati menilai hal itu wajar dan tidak mengurangi manfaat program. Ia berharap MBG dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak.
Di TK Aisyiyah Balang Bodong, keceriaan yang kembali terdengar setiap pagi menjadi penanda perubahan: kebiasaan makan yang lebih seimbang, semangat hadir ke sekolah, serta harapan akan tumbuh kembang anak yang lebih baik.

