Menjamurnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah masyarakat membuat pilihan kebutuhan harian kian beragam, mulai dari kuliner hingga jasa. Di Palembang, salah satu usaha yang tetap bertahan dan konsisten adalah Pondok Pawon Indah, usaha lauk pauk rumahan milik Yus yang berlokasi di Lorong Harapan Jaya, Kalidoni.
Yus menjual aneka lauk dan sayur masak khas rumahan yang siap santap. Saat ditemui pada Senin, 16 Februari 2026, ia mengatakan usahanya telah berjalan selama sepuluh tahun. Menurutnya, peluang pasar untuk lauk rumahan cukup besar, terutama bagi warga yang tidak sempat memasak.
“Saya mulai usaha sejak sepuluh tahun yang lalu, karena saya menilai ada market-nya di sana. Saya menjual lauk pauk dan sayuran masak khas rumahan, semuanya tersedia dan Alhamdulillah selalu habis diburu pembeli,” ujar Yus.
Setiap hari, Yus mulai berjualan pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam rentang waktu sekitar dua jam, menu yang disiapkan disebut selalu habis terjual. Untuk menjaga minat pelanggan, menu yang ditawarkan dibuat berganti setiap hari.
Selain variasi menu, Yus menilai konsistensi rasa menjadi kunci. Ia mengaku tidak pernah mengubah cita rasa sejak awal merintis usaha. Menurutnya, konsistensi tersebut membuat pelanggan terus kembali.
Rahmah, salah satu pelanggan, mengatakan ia kerap membeli lauk di Pondok Pawon Indah dan rela mengantre. Ia menilai rasa masakan yang enak serta harga yang terjangkau menjadi alasan utama.
“Saya sering belanja di sini. Masakannya enak, harganya terjangkau, dan saya nggak perlu repot masak sendiri. Kalau masak belum tentu enak, jadi lebih praktis beli yang sudah jadi,” kata Rahmah.
Rahmah juga menyebut pergantian menu setiap hari memudahkan pelanggan menentukan pilihan. “Setiap hari menunya berganti. Tinggal pilih mau menu apa hari ini dan besok,” ujarnya.
Bagi Yus, usaha ini tidak hanya soal keuntungan. Ia menilai bisnisnya juga membuka peluang kerja bagi orang di sekitarnya. “Tentu sangat menjanjikan. Makanya usaha ini bisa bertahan sampai sepuluh tahun. Yang penting jangan ubah rasa dan berikan pelayanan terbaik. Saya juga senang karena usaha ini bermanfaat bagi orang-orang di sekitar saya, mereka bekerja bersama saya,” ungkapnya.
Di tengah persaingan UMKM yang semakin ketat, Pondok Pawon Indah bertahan dengan mengandalkan konsistensi rasa, harga yang terjangkau, serta kedekatan dengan pelanggan. Usaha lauk rumahan ini menunjukkan peluang tetap terbuka bagi pelaku usaha yang jeli melihat kebutuhan pasar.

