Ambon — Pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner lokal di Indonesia menunjukkan tren positif seiring meningkatnya pemanfaatan platform digital untuk pemasaran dan penjualan. Melalui kanal online, pelaku usaha dinilai dapat menjangkau konsumen lebih luas tanpa bergantung pada keberadaan toko fisik.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, transaksi kuliner secara online meningkat signifikan dalam setahun terakhir. Kenaikan ini turut dipengaruhi kebiasaan masyarakat yang semakin terbiasa memesan makanan melalui aplikasi layanan pesan antar.
Pemilik usaha kuliner lokal, Lina Maulida, mengatakan pemasaran digital membantu produknya dikenal oleh pelanggan baru. “Dengan platform online, penjualan kami meningkat hampir dua kali lipat. Kami juga bisa melihat preferensi konsumen melalui fitur analitik,” ujarnya.
Meski pertumbuhan terjadi cukup pesat, sejumlah tantangan masih dihadapi pelaku usaha, antara lain persaingan harga dan tuntutan peningkatan kualitas layanan. Pelaku UMKM juga dituntut lebih kreatif dalam menghadirkan produk yang unik agar tetap menarik minat konsumen.

