PT Pema Global Energi (PGE) memastikan kebakaran pada tangki penyimpanan kondensat F-2101 milik Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang dioperasikan perusahaan telah berhasil dipadamkan pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB.
Field Manager PGE Agung Widyantoro menyatakan upaya pendinginan masih terus dilakukan. Ia juga menegaskan insiden tersebut tidak menimbulkan korban serta tidak berdampak terhadap masyarakat sekitar maupun fasilitas lain di kawasan Kilang Arun Point B.
Tangki penyimpanan kondensat yang berada di kawasan Blang Lancang, Lhokseumawe, dilaporkan terbakar pada Selasa (25/11) subuh. Hingga Rabu, api disebut telah padam.
Agung mengatakan, setelah proses pendinginan selesai, perusahaan akan memfokuskan langkah berikutnya pada investigasi penyebab kebakaran serta menyiapkan rencana pemulihan (recovery plan) tercepat untuk menjaga produksi.
Menurutnya, pemadaman didukung oleh sejumlah tim dan armada pemadam di sekitar lokasi, antara lain dari Perta Arun Gas, Medco, TPI, Pertamina Hulu Energi NSO, dan Pupuk Iskandar Muda. Pemadaman juga dibantu tim dan armada dari Pemerintah Kota Lhokseumawe serta Kabupaten Aceh Utara.
Mewakili manajemen PGE, Agung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kondisi darurat tersebut.

