BERITA TERKINI
Pemerintah Pusat dan Desa Perkuat Kolaborasi Program Makan Bergizi Gratis untuk Tekan Stunting

Pemerintah Pusat dan Desa Perkuat Kolaborasi Program Makan Bergizi Gratis untuk Tekan Stunting

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah desa terus diperkuat untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Penguatan ini ditegaskan dalam sosialisasi program MBG yang digelar di Aula Desa Kalirejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan Tenaga Ahli Komisi IX DPR RI Husni Mubarok yang mewakili Anggota Komisi IX DPR RI Nafa Indria Urbach. Sosialisasi juga dihadiri perwakilan Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional, Yanti Likur, serta Kepala Desa Kalirejo, Agus Prasetya.

Agus Prasetya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak. Menurutnya, peningkatan kesadaran keluarga terhadap asupan gizi diperlukan, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus yang membutuhkan perhatian serius dalam aspek kesehatan dan nutrisi.

Dalam paparan yang disampaikan mewakili Nafa Indria Urbach, Husni Mubarok menjelaskan bahwa MBG merupakan salah satu program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menyebut program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045 melalui perbaikan gizi sejak usia dini.

“Ibu Nafa Indria Urbach mendukung penuh pelaksanaan MBG. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui penyediaan makanan yang sehat, terukur, dan mudah diakses oleh kelompok sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Yanti Likur menambahkan bahwa MBG menyasar kelompok strategis, seperti anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar layanan gizi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan desa, pelaksanaan MBG diharapkan memberi dampak nyata dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat hingga tingkat akar rumput.