Makassar, 26 Februari 2026 — Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) menyalurkan bantuan 1,5 ton beras kepada puluhan panti asuhan, warga prasejahtera, kaum dhuafa, serta keluarga yang memiliki balita di tiga wilayah, yakni Makassar, Gowa, dan Maros. Kegiatan yang digelar dalam semangat Bulan Suci Ramadhan ini ditujukan untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat sekaligus pencegahan stunting.
Aksi sosial tersebut mengusung tema “Ramadhan Berbagi, Senyum Sehat Mengabdi”. PDGI Sulselbar menyusun paket beras dan sembako dengan kandungan gizi seimbang agar penerima manfaat tetap dapat menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.
Ketua panitia PDGI Berbagi, drg. Muhamma Ihsan, menyampaikan bahwa bantuan ini berasal dari donasi para dokter gigi se-Sulselbar. Kegiatan juga dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pemuda ICMI Sulawesi Selatan, HMI Komisariat Kedokteran Gigi, serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.
Salah satu donatur, drg. Misnova Sp. Perio, menilai bantuan beras dan sembako memiliki arti penting selama Ramadhan, terutama bagi kelompok dhuafa, panti asuhan, dan warga prasejahtera. Menurutnya, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sahur dan berbuka.
Selain menyalurkan sembako, PDGI Sulselbar turut menyertakan dental kit berupa sikat dan pasta gigi. Para dokter gigi juga memberikan edukasi bahwa kesehatan gigi berperan dalam mempermudah proses mengunyah, sehingga nutrisi dari makanan dapat diserap secara maksimal.
Ketua PDGI Sulselbar, drg. Ardiansyah S. Pawinru Sp. Ort, mengatakan organisasi profesi perlu hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi mendukung program pemerintah terkait pencegahan stunting serta peningkatan gizi. Ia menekankan bahwa PDGI tidak boleh tampil sebagai organisasi yang elitis, melainkan turun membantu dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

