Pasar Ramadhan 1447 Hijriyah resmi dibuka di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Kamis sore. Pembukaan ditandai dengan pemukulan instrumen bedug oleh Wali Kota Banjarbaru.
Acara pembukaan turut dimeriahkan penampilan kesenian drama baladun khas budaya Banjar yang menghibur pengunjung yang hadir.
Pasar Ramadhan tahun ini didominasi ratusan stan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan beragam kuliner serta kue untuk takjil berbuka puasa. Selain makanan dan minuman, sejumlah stan juga menawarkan pakaian serta berbagai produk kebutuhan masyarakat.
Menurut Lisa Halaby, Pemerintah Kota Banjarbaru memberikan fasilitas gratis bagi pelaku UMKM menengah ke bawah. Tercatat sebanyak 170 stan disediakan tanpa dipungut biaya bagi pelaku usaha lokal.
Kebijakan tersebut disebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi rakyat, dengan harapan dapat membantu meningkatkan omzet pelaku usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk.
“Pasar Ramadhan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi musiman, tetapi juga wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM lokal. Kami berharap Pasar Ramadhan dapat terus menjadi ajang promosi kuliner dan produk lokal Banjarbaru, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat terutama selama bulan Ramadan,” ujar Lisa Halaby.
Pembukaan Pasar Ramadhan juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarbaru, di antaranya Ketua DPRD Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra, Kapolres AKBP Pius X Febry Aceng Loda, Kajari Taliwondo, serta pejabat SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.

