BERITA TERKINI
Panti Asuhan Arrohman Genuk Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomis

Panti Asuhan Arrohman Genuk Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomis

SEMARANG, 19 Juni 2024 — Panti Asuhan Arrohman di Kecamatan Genuk, Semarang, mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Inisiatif ini dilakukan melalui pelatihan yang didampingi mahasiswa Pascasarjana PPG Prajabatan Gelombang 2 Tahun 2023 Program Studi PPKN, sekaligus membuka peluang keterampilan dan ekonomi bagi anak-anak panti.

Dosen pembimbing mata kuliah Projek Kepemimpinan, Rahmat Sudrajat, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan. “Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas anak-anak, serta membangun kesadaran lingkungan,” ujarnya. Ia menambahkan, melalui kegiatan ini peserta diajak mengubah limbah menjadi produk yang memiliki nilai.

Pelatihan diikuti sekitar 15 anak dengan pendampingan pengurus panti. Dalam kegiatan itu, anak-anak mempelajari tahapan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah, mulai dari persiapan bahan, proses pembuatan, hingga pengemasan produk.

Salah satu anak panti menyebut pelatihan tersebut memberi pengalaman baru. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami belajar cara membuat produk baru dan juga belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.

Selain minyak jelantah, pendampingan juga mencakup pembuatan minyak kayu manis untuk kebutuhan aromaterapi. Program ini turut mengenalkan pembuatan fragrance secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan dapur seperti kayu manis, daun sereh, pandan, dan kemangi.

Program tersebut diharapkan berkontribusi mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik. Lilin aromaterapi yang dihasilkan rencananya akan dijual untuk membantu membiayai operasional panti.

Ketua Projek Kepemimpinan, Jelinshi, menyampaikan harapan agar kegiatan ini berdampak bagi anak panti dan masyarakat sekitar. “Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti asuhan dan juga bagi masyarakat sekitar. Dengan program ini, kita dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan membantu anak-anak yang membutuhkan,” ujarnya.