BERITA TERKINI
Panduan Asupan Gizi Ibu Hamil Saat Puasa Ramadan, Ini Syarat dan Pola Makan yang Disarankan

Panduan Asupan Gizi Ibu Hamil Saat Puasa Ramadan, Ini Syarat dan Pola Makan yang Disarankan

Bulan Ramadan kerap menjadi pertimbangan bagi ibu hamil yang ingin berpuasa. Di satu sisi, ada keinginan menjalankan ibadah, namun di sisi lain muncul kekhawatiran apakah kebutuhan nutrisi ibu dan janin tetap terpenuhi. Ahli Gizi Rumah Sakit Sadewa, Anif Setiawati, S.Gz., Dietisien, menjelaskan sejumlah syarat dan pengaturan makan agar puasa tetap aman dijalani.

Dalam acara “Kawruh” RRI Pro4 Yogyakarta pada Rabu, 4 Maret 2026, Anif menyampaikan bahwa secara medis ibu hamil diperbolehkan berpuasa, termasuk sejak trimester pertama. Namun, ia menekankan pentingnya kondisi ibu yang bugar dan tidak mengalami morning sickness atau mual muntah berlebihan.

Anif menilai penyesuaian pola makan menjadi kunci utama. Asupan yang biasanya dipenuhi dalam tiga kali makan perlu disiasati menjadi dua waktu utama, yakni sahur dan berbuka, tanpa menurunkan nilai gizi.

Ia menyebut puasa dapat dilakukan bila ibu tidak memiliki masalah kesehatan penyerta seperti diabetes, hipertensi, Kurang Energi Kronik (KEK), atau sedang menjalani pengobatan. “Kalau sehat, puasa aman dilakukan dengan pembagian 40 sampai 50 persen kebutuhan kalori saat sahur, dan 60 persen sisanya dipenuhi mulai waktu berbuka hingga setelah salat tarawih,” ujar Anif.

Selain pembagian kalori, Anif mengingatkan pentingnya menu seimbang. Ia menyarankan ibu hamil memilih karbohidrat kompleks seperti beras merah, gandum, atau singkong karena metabolisme makanan ini lebih lambat sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama. Asupan tersebut juga perlu dilengkapi protein nabati dan hewani, lemak sehat, serta sayur dan buah.

Menurutnya, konsumsi sayur dan buah membantu mencegah konstipasi yang dapat terjadi akibat peningkatan hormon kehamilan.

Soal hidrasi, Anif menekankan kebutuhan cairan minimal 8 gelas atau sekitar 2 liter per hari. Ia menyarankan penerapan pola minum 2-4-2 agar asupan cairan tetap tercukupi selama berpuasa.

“Pola 2-4-2 ini bisa diatur agar cairan terpenuhi selama berpuasa. Rinciannya yaitu minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas saat sahur,” katanya.