JAKARTA — Bakat musikal Nabila Taqiyyah disebut sudah tampak sejak usia dini. Runner-up Indonesian Idol Season 12 itu diketahui pertama kali mengikuti kompetisi menyanyi saat berusia lima tahun dengan membawakan lagu “Dudi Dudi Dam”.
Keberaniannya tampil di depan publik terus terasah hingga remaja. Nabila kemudian aktif sebagai content creator dengan rutin mengunggah aksi bernyanyi sekaligus membangun relasi melalui salah satu platform.
Upaya tersebut berbuah pencapaian di panggung nasional. Nabila menorehkan prestasi sebagai runner-up Indonesian Idol Season 12, salah satu ajang pencarian bakat menyanyi di Indonesia.
Di luar aktivitas musik, Nabila juga menyimpan sejumlah kenangan saat tinggal di Aceh. Salah satunya kebiasaan menikmati matahari terbenam karena rumahnya berada tidak jauh dari pantai.
Ia juga menceritakan pengalaman masa sekolah dasar saat bersama teman-temannya membuat wahana rumah hantu sederhana di gudang sekolah. Pada saat itu, Nabila dipercaya menjadi bendahara yang bertugas mengumpulkan uang dari wahana tersebut. “Soal duit, aku yang maju!” katanya.
Selain bernyanyi, Nabila menunjukkan minat pada dunia usaha. Ia merintis bisnis kuliner di wilayah Depok yang menjual Ayam Tangkap dan Mie Aceh, dua makanan khas daerah asalnya.
Sebagai anak sulung dari tujuh bersaudara, Nabila terbiasa memikul tanggung jawab dalam keluarga. Sikap itu disebut terlihat dari caranya mengayomi adik-adiknya hingga mengelola bisnis kuliner secara mandiri.
Di penghujung acara, Nabila memberikan suguhan kepada para tamu dengan membawakan cuplikan single terbarunya berjudul “Cegil” serta sejumlah lagu hits miliknya secara live. Penampilan tersebut menegaskan kemampuan vokalnya, sekaligus menggambarkan perjalanan Nabila dari kompetisi menyanyi sejak kecil hingga meraih posisi runner-up Indonesian Idol dan merintis usaha kuliner.