JAKARTA — Mobil listrik kini tidak lagi identik dengan kabin sempit. Di pasar Indonesia, tren justru bergerak ke arah kebutuhan keluarga yang menginginkan kendaraan listrik dengan ruang kabin lega, nyaman, namun tetap efisien untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Perubahan ini dinilai sejalan dengan karakter platform kendaraan listrik murni yang memberi keuntungan pada tata ruang interior. Dengan lantai yang lebih rata, wheelbase yang cenderung panjang, serta penempatan baterai di bawah lantai, ruang kaki dan ruang kepala dapat menjadi lebih lapang dibanding banyak mobil bermesin bensin pada kelas yang serupa.
Salah satu contoh yang ditawarkan di segmen MPV 6–7 penumpang adalah model dengan jarak tempuh hingga 530 km berdasarkan standar NEDC. Kendaraan ini dibekali baterai hingga 71,8 kWh dan torsi 310 Nm.
Dari sisi dimensi, panjang bodi 4.710 mm dan wheelbase 2.800 mm disebut membuat kabin terasa lega untuk kebutuhan keluarga, terutama saat digunakan untuk membawa penumpang dan barang dalam aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.

