Tren menu makanan di TikTok kembali ramai dibahas. Kali ini, istilah yang mencuat adalah “boy kibble”, menu makan sederhana ala Gen Z yang disebut terinspirasi dari komposisi makanan anjing.
Di media sosial, “boy kibble” umumnya merujuk pada makanan cepat dan mudah berupa daging sapi giling dan nasi, terkadang ditambah sayuran. Menu ini disebut-sebut memudahkan orang mendapatkan asupan karbohidrat dan protein, terutama bagi mereka yang ingin menaikkan massa otot.
Lantas, seperti apa penilaian ahli gizi terhadap tren ini?
Apa itu makanan ala “boy kibble”?
Nama “boy kibble” pada dasarnya merupakan istilah candaan yang merujuk pada kebiasaan makanan anjing yang biasanya dikonsumsi berulang kali dalam sepekan. Dalam versi paling sederhana, menu ini terdiri dari daging sapi giling dan nasi putih.
Namun seiring viralnya tren, istilah tersebut juga digunakan lebih luas untuk menggambarkan kombinasi makanan praktis lain, misalnya campuran biji-bijian, protein giling, dan sayuran.
Penilaian ahli gizi
Dikutip dari Heatline, ahli gizi dan olahraga Jim White, yang juga pemilik Fitness & Nutrition Studio, menilai menu ini bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
Menurut White, konsepnya mirip “makanan nutrisi binaraga jadul yang dikemas ulang”. Sejumlah ahli nutrisi memang merekomendasikan pengisian kembali energi dengan karbohidrat dan protein setelah berolahraga.
Scott Keatley, pemilik Keatley Medical Nutrition Therapy, juga menilai menu tersebut dapat menjadi pilihan yang cukup bergizi karena bisa memuat komposisi protein, lemak, karbohidrat, serta serat yang relatif seimbang—terutama bila dilengkapi bahan lain.
Meski demikian, White dan Keatley mengingatkan bahwa versi paling sederhana—hanya daging sapi dan nasi—cenderung terlalu bergantung pada sumber protein dan karbohidrat olahan, serta minim serat.
Karena itu, menu ini disarankan tidak dikonsumsi lebih dari sekali dalam sehari dan tetap perlu dilengkapi dengan asupan nutrisi lainnya.
Alternatif menu tinggi protein
Selain kombinasi nasi dan daging giling, sejumlah ahli gizi juga menyarankan pilihan lain yang dinilai bergizi, relatif terjangkau, dan cocok bagi orang yang sedang menaikkan massa otot, antara lain:
• Salmon dengan nasi dan sayuran
• Yogurt Yunani dengan buah dan granola
• Telur dengan roti panggang gandum utuh dan alpukat
• Tumis tahu, sayuran, mi soba, kacang cincang, serta biji wijen
• Wrap gandum utuh berisi kacang hitam, guacamole, sayuran, dan keju

