BERITA TERKINI
Mengenal Anxiety Bag, Tren Gen Z yang Viral untuk Membantu Kelola Kecemasan

Mengenal Anxiety Bag, Tren Gen Z yang Viral untuk Membantu Kelola Kecemasan

Tren baru di kalangan Gen Z tengah ramai dibahas di media sosial: anxiety bag. Istilah ini merujuk pada tas atau pouch kecil yang diisi perlengkapan pribadi untuk membantu seseorang mengelola rasa cemas di tengah aktivitas sehari-hari.

Tren tersebut mencuat di TikTok, ketika banyak kreator memperlihatkan isi kantong kecil mereka yang berisi beragam benda yang dianggap dapat membantu meredakan kecemasan, mulai dari minyak esensial, permen karet, hingga fidget toy.

Secara umum, anxiety bag berisi kumpulan alat pereda stres atau kecemasan yang bersifat personal dan portabel. Tujuannya, agar seseorang memiliki cara cepat untuk menenangkan diri ketika rasa cemas muncul kapan saja dan di mana saja.

Dikutip dari laporan New York Post, salah satu narasumber mengaku dapat meredakan serangan panik dalam waktu 10 menit berkat anxiety bag yang ia susun bersama terapisnya. Dalam tas tersebut, ia menggunakan kompres dingin, kipas portabel kecil, dan fidget toy untuk membantu tubuhnya kembali merasa tenang.

Sementara itu, menurut Vogue Adria, cara kerja anxiety bag kerap dikaitkan dengan upaya mengaktifkan kelima indera agar pikiran kembali fokus pada momen saat ini dan keluar dari siklus kecemasan.

Untuk indera perasa, misalnya, permen karet beraroma kuat atau permen asam disebut dapat memberi sinyal sensoris yang membantu memutus alur pikiran negatif. Pada indera penciuman, minyak esensial atau parfum mini dinilai dapat memunculkan memori positif dan menciptakan rasa aman.

Dari sisi pendengaran, penggunaan headphone peredam bising dapat membantu menciptakan ruang yang lebih tenang dari kebisingan sekitar. Untuk indera sentuhan, benda seperti fidget ring, krim tangan, atau sekadar menggenggam botol dingin dapat membantu mengembalikan fokus ke tubuh.

Adapun pada indera penglihatan, foto atau catatan motivasi pribadi dapat menjadi pengingat sederhana yang memberi rasa aman ketika situasi terasa di luar kendali.

Masih mengutip New York Post, psikolog klinis asal Chicago, Dr. Jenny Martin, menjelaskan bahwa item dalam anxiety bag bekerja dengan cara mengalihkan perhatian dari siklus pikiran yang berulang, kembali ke tubuh dan momen saat ini. Namun ia mengingatkan, alat-alat tersebut tidak menyelesaikan akar masalah kecemasan, meski bisa efektif digunakan dalam situasi tertentu.