BERITA TERKINI
Media dan LSM Desak Dapur MBG di Labuhanbatu Utara Pasang Papan Menu Harian demi Transparansi

Media dan LSM Desak Dapur MBG di Labuhanbatu Utara Pasang Papan Menu Harian demi Transparansi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik seiring besarnya anggaran negara yang dialokasikan. Sejumlah awak media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat menekankan pentingnya kontrol sosial untuk memastikan kualitas gizi yang diterima anak sekolah tetap terjaga.

Salah satu perhatian utama adalah transparansi di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Media mendesak agar pengelola dapur memasang Papan Pengumuman Menu Harian (PPMH) yang mudah diakses wali murid, jurnalis, dan masyarakat.

Perwakilan media, Supendi, menilai papan pengumuman menu bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen transparansi publik terkait penggunaan uang negara. Ia menyebut masyarakat perlu mengetahui makanan yang dikonsumsi anak-anak mereka, sementara jurnalis berkepentingan memastikan kesesuaian antara menu yang tercantum dan makanan yang benar-benar tersaji dalam kotak makan siswa. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa (17/02/2026).

Dalam pedoman Badan Gizi Nasional, setiap dapur MBG disebut wajib memiliki standar operasional yang ketat, termasuk kehadiran Ahli Gizi, chef profesional, dan tim akuntansi. Ahli gizi bertugas menyusun siklus menu serta menghitung kecukupan kalori yang berbeda untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Media juga menyoroti kemungkinan perbedaan menu antar SPPG, termasuk dalam satu kecamatan, yang dapat terjadi karena penyesuaian ketersediaan bahan baku dari petani lokal. Meski demikian, standar nilai gizi dan porsi disebut harus tetap seragam sesuai ketentuan.

Supendi menambahkan, perbedaan menu antar desa atau kecamatan dimungkinkan apabila dapur menyerap hasil pertanian lokal di sekitar dapur MBG. Namun, ia menegaskan porsi protein, sayur, dan karbohidrat tidak boleh dikurangi. Menurutnya, di sinilah peran ahli gizi, sekaligus alasan papan pengumuman menu mingguan dinilai penting untuk mencegah adanya menu yang kualitasnya di bawah standar.

Pengawasan yang dilakukan media disebut ditujukan untuk mencegah penurunan kualitas bahan pangan (down-spec) maupun manipulasi porsi. Selain pemasangan papan menu, pengelola dapur juga diingatkan agar menyimpan sampel makanan (food sampling) setiap hari sebagai bagian dari prosedur keamanan pangan.

Melalui sinergi antara pengelola program dan pengawasan dari media, pelaksanaan MBG di Labuhanbatu Utara diharapkan benar-benar memberikan dampak positif, termasuk terhadap upaya penurunan stunting dan peningkatan kualitas generasi muda di daerah tersebut.