Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan di Kota Jogja selama bulan Ramadan. Menu yang diberikan kepada siswa pun disesuaikan menjadi makanan kering.
Pantauan di SDN Kotagede II pada Kamis (6/3/2025) menunjukkan, paket MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri atas dua sachet biskuit, satu kotak susu 115 ml, satu butir telur, dan dua buah kurma.
Koordinator Program MBG SDN Kotagede II, Juli Surjani, mengatakan hari itu merupakan hari pertama pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan di sekolah tersebut, dengan sasaran 227 siswa. Menurutnya, pemilihan menu makanan kering dilakukan karena dinilai tepat untuk Ramadan.
“Bisa dinikmati saat berbuka puasa. Makanan ini akan dibagikan menjelang pulang sekolah,” ujarnya.
Juli menambahkan, para siswa tetap antusias mengikuti program MBG meski menu yang dibagikan berupa makanan kering.
Ia menilai program ini membantu orang tua dalam memastikan anak mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Namun, ia juga menyoroti dampak terhadap kantin sekolah yang menjadi sepi dan berpotensi terancam tutup.
“Dengan adanya program ini, pemasukan kantin berkurang drastis. Bahkan, pengelola kantin sudah menyampaikan keluhan bahwa jika terus begini, mereka bisa terpaksa menutup kantin,” katanya.
Ke depan, Juli berharap menu MBG dapat dibuat lebih variatif agar siswa tidak bosan. Ia juga menilai porsi perlu disesuaikan dengan jenjang kelas karena kebutuhan dan kemampuan menghabiskan makanan berbeda antara siswa kelas kecil dan kelas besar.
“Untuk anak-anak kelas kecil, porsinya juga harus disesuaikan karena ada yang masih kesulitan menghabiskan makanannya. Sementara, anak kelas besar kadang merasa porsinya kurang,” ucapnya.

