Jerawat masih menjadi masalah kulit yang kerap dialami banyak orang, termasuk hingga usia dewasa. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan diri.
Dalam upaya mengatasinya, sebagian orang memilih metode alami yang dinilai lebih aman dan minim efek samping. Sejumlah bahan dapur pun kerap dimanfaatkan karena mudah ditemukan dan disebut memiliki manfaat bagi kesehatan kulit. Berikut lima bahan dapur yang dipercaya dapat membantu melawan jerawat.
1. Paprika
Dokter kulit Arisa Ortiz dari San Diego, California, menyebut paprika dikenal sebagai vasodilator yang dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan peredaran darah. Paprika juga mengandung antioksidan dan vitamin C, yang berperan menyerap radikal bebas serta mendukung produksi kolagen. Kombinasi ini disebut berkontribusi pada tampilan kulit yang lebih kenyal dan halus.
2. Daun teh hijau
Konsultan dermatologi dari Rumah Sakit CMI Aster, India, Shireen Furtado, menyatakan teh hijau merupakan antioksidan yang kuat dan dapat membantu mencegah peradangan akibat paparan sinar UV. Daun teh hijau juga disebut dapat dimanfaatkan untuk membantu mengatasi jerawat, misalnya melalui masker atau dengan menggosokkan daun teh hijau langsung ke wajah.
3. Cuka apel
Menurut informasi dari Siloam Hospitals, cuka apel mengandung asam asetat yang dapat berperan sebagai eksfoliator alami untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati. Cuka apel juga memiliki sifat antimikroba yang disebut dapat membantu mengurangi peradangan pada jerawat.
Salah satu cara penggunaan yang dijelaskan adalah mencampurkan cuka apel dengan air dalam perbandingan 1:3. Campuran kemudian dioleskan lembut ke kulit wajah dan didiamkan selama 5–20 detik, lalu dibilas dengan air hangat dan wajah dikeringkan menggunakan handuk bersih.
4. Timun
Berdasarkan Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI) dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017, timun dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk membantu mengatasi jerawat. Disarankan menggunakan timun yang masih segar.
Caranya, timun diiris tipis melintang, lalu irisan ditempel dan digosokkan pada area jerawat yang terasa sakit. Ramuan dibiarkan hingga kering sebelum dibilas dengan air hangat. Metode ini dapat diulang dua kali sehari.
5. Kunyit
Tinjauan literatur penelitian oleh National Institutes of Health (NIH) menyebut kunyit dapat membantu mengatasi kondisi kulit dan dinilai efektif untuk jerawat serta masalah kulit lainnya.
Salah satu cara yang dianjurkan adalah menjadikan kunyit sebagai bahan masker wajah. Campurkan setengah sendok teh bubuk kunyit dengan dua hingga tiga sendok teh yogurt Yunani polos dan madu. Setelah tercampur, aplikasikan ke wajah dan diamkan selama setengah jam, lalu bersihkan dengan air dingin dan keringkan.
Daun apa yang bisa menghilangkan jerawat dengan cepat?
Untuk membantu mengatasi bakteri penyebab jerawat, daun sirih atau produk yang mengandung ekstrak daun sirih disebut dapat digunakan. Manfaat ini dikaitkan dengan kandungan minyak atsiri yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Apa penyebab jerawat muncul terus-menerus?
Jerawat dapat dipicu oleh penumpukan kulit mati yang menyumbat pori-pori kelenjar pilosebasea, produksi minyak (sebum) berlebih, pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes, serta peradangan sebagai respons terhadap bakteri atau kuman di kulit, termasuk pemakaian produk-produk yang dihasilkan bakteri atau kuman tersebut.
Makanan apa saja yang bisa membantu saat berjerawat?
Sejumlah makanan yang disarankan saat mengalami jerawat antara lain produk probiotik atau yoghurt, makanan tinggi antioksidan, kacang-kacangan, serta ikan yang mengandung lemak sehat.

