BERITA TERKINI
Lima Alasan Yoghurt Layak Masuk Menu Harian: Probiotik, Protein, hingga Dukungan Imunitas

Lima Alasan Yoghurt Layak Masuk Menu Harian: Probiotik, Protein, hingga Dukungan Imunitas

Yoghurt kerap dipilih sebagai alternatif saat konsumsi susu terasa membosankan. Produk fermentasi susu sapi ini dikenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa asam segar. Cara penyajiannya pun beragam, mulai dari camilan, campuran smoothies, hingga topping salad buah. Di balik rasanya, yoghurt juga menyimpan sejumlah manfaat kesehatan.

Yoghurt merupakan salah satu olahan susu yang kaya nutrisi. Di dalamnya terdapat protein, lemak, karbohidrat, gula alami, serta mineral seperti fosfor, kalium, dan magnesium. Yoghurt juga mengandung vitamin penting, antara lain vitamin B2, B12, dan D, yang berperan dalam metabolisme serta daya tahan tubuh.

Berikut lima manfaat utama yang dikaitkan dengan konsumsi yoghurt secara rutin.

1. Mendukung kesehatan sistem pencernaan
Keunggulan yoghurt banyak dikaitkan dengan kandungan probiotik, yakni bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di saluran cerna. Probiotik berperan dalam melindungi tubuh dari gangguan seperti diare, sembelit, dan peradangan usus. Yoghurt juga dapat membantu memulihkan populasi bakteri baik yang menurun akibat pola makan kurang seimbang atau penggunaan antibiotik, sehingga fungsi pencernaan tetap optimal. Konsumsi rutin juga disebut dapat membantu penyerapan nutrisi dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi pada saluran pencernaan.

2. Sumber protein
Yoghurt juga dikenal sebagai sumber protein. Dalam satu cangkir yoghurt sekitar 245 gram, terkandung hampir 13 gram protein. Protein merupakan salah satu makronutrien utama yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk membantu mengatur nafsu makan, menjaga massa dan kekuatan otot, serta mendukung metabolisme. Asupan protein yang cukup juga dikaitkan dengan penurunan berat badan, pemulihan jaringan, dan peningkatan kepadatan tulang.

3. Membantu menjaga kesehatan tulang
Kandungan kalsium, fosfor, dan vitamin D dalam yoghurt berperan penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi. Kombinasi nutrisi tersebut membantu menurunkan risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis, terutama pada perempuan di usia lanjut. Konsumsi produk susu fermentasi seperti yoghurt juga disebut berkontribusi pada peningkatan kepadatan tulang dan penurunan risiko patah tulang di usia tua. Selain itu, protein dan magnesium di dalamnya mendukung proses regenerasi jaringan tulang.

4. Mendukung imunitas tubuh
Probiotik dalam yoghurt tidak hanya terkait dengan kesehatan pencernaan, tetapi juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan. Probiotik dapat merangsang produksi antibodi alami dan meningkatkan aktivitas sel imun, sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi. Konsumsi yoghurt secara rutin juga dikaitkan dengan penurunan risiko infeksi saluran pernapasan dan peningkatan daya tahan tubuh secara umum.

5. Membantu mengontrol berat badan
Yoghurt kerap dipilih sebagai camilan saat menjaga atau menurunkan berat badan. Kandungan protein dan lemaknya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi dorongan untuk makan berlebihan atau ngemil. Untuk tujuan ini, yoghurt rendah lemak atau tanpa tambahan gula dapat menjadi pilihan. Yoghurt juga bisa dipadukan dengan bahan lain seperti granola, oatmeal, atau buah segar.