KENDARI — Ramainya pengunjung dinilai belum cukup menjadi ukuran keberhasilan bisnis kuliner. Pelaku usaha perlu memastikan bahwa tingginya kunjungan pelanggan benar-benar berujung pada keuntungan, sekaligus menjaga keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
Hal itu menjadi salah satu topik dalam acara SPADA yang digelar Rabu, 2 September 2026, bersama Sheila Femianty Lakada, SP, Owner Kedai Offsel. Dalam kesempatan tersebut, Sheila membagikan pengalaman dan pandangannya mengenai pentingnya membangun bisnis yang tidak hanya terlihat ramai, tetapi juga sehat secara finansial.
Sheila menilai keramaian kedai memang dapat menjadi indikator positif. Namun, jumlah pelanggan tidak selalu sejalan dengan keuntungan apabila pengelolaan biaya, penetapan harga jual, serta strategi penjualan tidak dilakukan secara tepat.
“Bisnis itu bukan hanya bagaimana tempat kita ramai, tetapi bagaimana keramaian tersebut bisa memberikan keuntungan dan membuat usaha terus berkembang,” kata Sheila dalam pembahasan tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya memahami karakter pelanggan, mulai dari produk yang diminati, pola pembelian, hingga daya beli konsumen. Menurutnya, pemahaman itu dapat membantu pemilik usaha menyusun strategi yang lebih tepat untuk meningkatkan penjualan sekaligus menjaga margin keuntungan.
Selain faktor produk, pengalaman pelanggan disebut turut menentukan daya tahan bisnis. Pelayanan yang baik, kualitas produk yang konsisten, dan suasana yang nyaman dinilai dapat mendorong pelanggan untuk kembali, bahkan merekomendasikan kedai kepada orang lain.
Sheila menambahkan, membangun bisnis yang menguntungkan membutuhkan proses dan konsistensi. Pelaku usaha perlu berani melakukan evaluasi, melihat produk yang paling berkontribusi, mengendalikan pengeluaran, serta terus mencari peluang untuk meningkatkan nilai transaksi.
Pembahasan dalam acara tersebut menegaskan bahwa ramainya pelanggan merupakan langkah awal, sedangkan keuntungan dan keberlanjutan menjadi tujuan utama dalam membangun bisnis kedai. Dengan strategi yang tepat, keramaian dapat diubah menjadi peluang untuk memperkuat usaha dan mendorong pertumbuhan.