Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., menghadiri pembukaan Kupang Lampion Food Street Market 2026 yang digelar di ruas Jalan El Tari, depan Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (06/03/2026) sore.
Kegiatan bertema “Harmoni Budaya dalam Keberagaman” ini diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi NTT. Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur NTT Emanuel Melki Laka Lena, S.Si., Apt, yang ditandai dengan pemukulan gong.
Kehadiran Kapolresta bersama jajaran Forkopimda NTT dan tamu undangan lainnya disebut sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang mengedepankan nilai toleransi. Festival ini juga menjadi ruang kebersamaan lintas budaya dan agama di Kupang.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain merayakan keberagaman budaya yang kita miliki, ini adalah bukti nyata bahwa Kota Kupang adalah rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berkarya dan bersilaturahmi,” ujar Djoko Lestari di sela kegiatan.
Selain menonjolkan aspek budaya, Kapolresta mengapresiasi keterlibatan pelaku UMKM dalam festival tersebut. Menurutnya, Food Street Market dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga lokal. Seusai pembukaan, Kapolresta turut mendampingi Gubernur NTT meninjau stan-stan UMKM yang menampilkan aneka kuliner dan produk ekonomi kreatif.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, Polresta Kupang Kota menurunkan personel pengamanan terbuka dan tertutup yang dipimpin Kabag Ops Polresta Kupang Kota. Pengamanan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 06–08 Maret 2026.
“Kami telah menempatkan personel di titik-titik strategis, baik untuk pengaturan arus lalu lintas di Jalan El Tari maupun pengamanan di area stan, guna memastikan pengunjung yang hadir merasa aman dan nyaman menikmati pertunjukan seperti Barongsai, Liong Naga, hingga Live Music,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan yang dihadiri sekitar 600 pengunjung berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

