BERITA TERKINI
Kampanye “Cheese Eat Up!” Hadirkan Paduan Street Food Lokal dan Keju Prancis

Kampanye “Cheese Eat Up!” Hadirkan Paduan Street Food Lokal dan Keju Prancis

Kampanye promosi keju Prancis di Indonesia, Europe Full of Character, memasuki tahun ketiga sekaligus edisi penutup dengan konsep baru bertajuk “Cheese Eat Up!”. Pada tahun ini, kampanye mengusung pendekatan yang lebih berani dengan menampilkan kreasi hidangan sehari-hari dan kuliner lokal favorit yang dipadukan dengan keju susu sapi asal Prancis.

Dalam tradisi kuliner Prancis, keju dipandang bukan sekadar bahan pangan, melainkan juga simbol budaya, keterampilan, dan kebanggaan. Prancis dikenal memiliki lebih dari 3.000 jenis keju dari berbagai daerah, yang merepresentasikan keahlian yang diwariskan lintas generasi. Beberapa di antaranya adalah Brie yang lembut, Comté dengan cita rasa nutty, serta Mimolette yang memiliki warna oranye khas.

Fokus kampanye tahun ini adalah keju berbahan dasar susu sapi, yang dikenal luas karena keragaman tekstur dan rasa. “Selama tiga tahun, kampanye ini telah menjadi perjalanan kuliner yang penuh makna antara Prancis dan Indonesia,” ujar Émilie Martin, Managing Director di Jakarta, Kamis, 19 September 2025. Ia menambahkan, pada edisi terakhir ini pihaknya ingin memperlihatkan bagaimana keju Prancis dapat berpadu dengan hidangan lokal sehari-hari melalui kreativitas para juru masak, mahasiswa, dan pecinta kuliner.

Selama tiga tahun pelaksanaannya, kampanye ini mempertemukan berbagai pihak, mulai dari chef, importir, distributor, mahasiswa, hingga pecinta kuliner. Program ini juga mencakup pelatihan bagi generasi muda dari sekolah kuliner seperti Bali Culinary School dan APCA Jakarta, serta edukasi bagi pelaku industri mengenai keragaman dan potensi keju Prancis.

Tahun ini menjadi puncak rangkaian kegiatan dengan sentuhan baru berupa food truck yang menyajikan street food lokal berpadu keju Prancis. Sejumlah menu ditampilkan untuk menunjukkan cara baru menikmati jajanan Indonesia dengan karakter keju klasik Prancis, di antaranya gado-gado dengan Comté serta sate Brie panggang.

Rangkaian pengalaman tahun ini kembali dipimpin oleh François Robin, cheesemonger kelas dunia sekaligus peraih gelar Meilleur Ouvrier de France. Menurutnya, keju Prancis memiliki kualitas yang dapat melengkapi hidangan Indonesia. “Teksturnya yang lembut menjadi nilai tambah, mudah meleleh, memperkuat aroma, sekaligus menyeimbangkan cita rasa rempah Asia,” kata François. Ia juga menilai keju Prancis menawarkan keseimbangan rasa yang istimewa dan diproses seminimal mungkin namun tetap kaya keunggulan.

Salah satu paduan yang disorot adalah gado-gado dengan keju Comté. Dalam pengalaman mencicipi, tambahan keju dinilai menyatu dengan gado-gado tanpa mendominasi rasa, sekaligus memberi karakter baru pada cita rasa yang sudah akrab bagi masyarakat Indonesia.