BERITA TERKINI
Kafe Bersaudara Mojokerto Bangkit dengan Konsep Industrial dan Resep Keluarga Tiga Generasi

Kafe Bersaudara Mojokerto Bangkit dengan Konsep Industrial dan Resep Keluarga Tiga Generasi

Kafe Bersaudara di pusat Kota Mojokerto menarik perhatian di tengah menjamurnya kafe modern dan minimalis. Sejak dibuka kembali dengan konsep baru pada awal 2026, kafe ini menonjol karena memadukan nuansa industrial dengan resep keluarga yang disebut telah dijaga selama tiga generasi.

Kafe tersebut didirikan oleh tiga saudara kandung asal Mojokerto, yakni Achnu Arifudin, Firmansyah Sasmita, dan Muhammad Tajuddin Zain. Mereka mengusung menu andalan seperti Kopi Rempah Mojopahit dan Sego Sambal Benteng yang diposisikan sebagai sajian otentik berbasis racikan keluarga.

Pengelolaan kafe ini disebut bertumpu pada kolaborasi peran di antara para pendirinya. Sang kakak menangani manajemen bisnis, sementara dua adiknya memiliki latar belakang barista dan chef profesional. Kombinasi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang memperkuat konsep dan operasional kafe.

Selain menawarkan pengalaman kuliner, Kafe Bersaudara juga menjadi tujuan bagi pengunjung yang mencari ruang kerja. Pengunjungnya disebut beragam, mulai dari anak muda hingga kalangan profesional yang membutuhkan suasana nyaman namun tetap menampilkan identitas lokal.

Secara lokasi, Kafe Bersaudara berada di Jalan WR Supratman No.18, Mergelo, Purwotengah, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Kafe ini beroperasi setiap hari pukul 10.00 hingga 23.00 WIB.

Kebangkitan Kafe Bersaudara disebut mulai terlihat sejak Januari 2026 melalui rebranding besar-besaran, setelah sebelumnya terdampak lesunya ekonomi pasca-pandemi. Sejak itu, tempat ini dilaporkan ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan.

Pihak kafe menekankan konsistensi penggunaan bahan baku lokal sebagai salah satu kunci mempertahankan minat pelanggan. Di saat sebagian pelaku usaha lain kesulitan beradaptasi dengan perubahan pasar, Kafe Bersaudara memilih memanfaatkan digitalisasi dan membangun narasi keluarga di media sosial untuk menjangkau konsumen.

Di sisi lain, kafe ini juga menyerap tenaga kerja dari pemuda sekitar Mojokerto. Mereka turut menjalin kemitraan dengan petani kopi di lereng Gunung Penanggungan melalui sistem suplai terintegrasi, yang ditujukan untuk menjaga kesegaran bahan baku sekaligus mendukung pergerakan ekonomi petani setempat.