BERITA TERKINI
Jalan Moh Toha Cirebon Ramai Jadi Pusat Kuliner Malam, Ini 4 Jajanan Street Food yang Banyak Dicari

Jalan Moh Toha Cirebon Ramai Jadi Pusat Kuliner Malam, Ini 4 Jajanan Street Food yang Banyak Dicari

Jalan Moh Toha di Kecamatan Kejaksaan, Kota Cirebon, kini dikenal sebagai salah satu pusat kuliner malam yang ramai. Kawasan yang sebelumnya relatif sepi itu berubah sejak para pedagang kaki lima dipindahkan dari Jalan Siliwangi pada 2021, seiring penerapan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) oleh Pemerintah Kota Cirebon.

Di sepanjang Jalan Moh Toha, pengunjung dapat menemukan beragam street food dengan harga terjangkau dan suasana khas kaki lima. Tak hanya warga lokal, kawasan ini juga kerap didatangi wisatawan, termasuk anak muda yang datang untuk berkumpul sambil mencoba makanan yang sedang populer.

Berikut empat rekomendasi jajanan street food yang disebut banyak dicari di kawasan Jalan Moh Toha, Cirebon.

1. Cilok Urat & Baso Aci Sumber Rejeki
Cilok urat menjadi salah satu menu favorit di kawasan ini. Teksturnya kenyal dengan isian daging urat, disajikan dengan bumbu yang meresap serta dipadukan saus kacang dan sambal buatan sendiri. Sajian ini kerap membuat pengunjung rela mengantre untuk menikmati cilok hangat.

Selain itu, Baso Aci Sumber Rejeki juga populer dengan kuah gurih pedas yang disebut kaya rasa, dilengkapi cuanki, sukro cikur, dan pilus kering. Perpaduan pedas, gurih, serta sentuhan asam jeruk limau membuat menu ini banyak diminati, terutama untuk dinikmati pada malam hari.

Dari sisi harga, cilok urat dan baso aci ini disebut terjangkau. Dengan kurang dari Rp15.000, pengunjung sudah bisa menikmati seporsi jajanan tersebut.

Disebutkan terdapat tiga cabang, yakni di Perumnas: Jl. Ciremai Raya (seberang SMAN 3 Kota Cirebon) buka pukul 14.00–22.30 WIB; Jl. Muhammad Toha (perempatan Kusnan & Suratno) buka pukul 16.00–22.30 WIB; serta Jl. Perjuang (depan Toko Buku Toha Putra) buka pukul 14.00–22.30 WIB.

2. Goguma PPANG
Goguma PPANG merupakan jajanan berbahan utama ubi jalar yang dipadukan dengan adonan roti lembut. Nama “goguma” merujuk pada ubi jalar, sementara “ppang” berarti roti. Jajanan ini dibuat dengan proses sederhana namun membutuhkan ketelitian agar tekstur roti tetap empuk, dengan isian ubi yang manis.

Bentuknya lonjong dengan isian ubi yang dihaluskan. Sejumlah penjual menambahkan variasi topping seperti keju mozzarella, cokelat, hingga matcha. Harga per potongnya berkisar Rp10.000 sampai Rp15.000.

3. Jasuke Moza Alfarezy
Dalam beberapa bulan terakhir, Jasuke Moza Alfarezy disebut mulai dikenal luas di kalangan warga Cirebon. Produk utamanya adalah jasuke (jagung susu keju) dengan sejumlah varian, seperti jasuke mozzarella, jasuke cokelat, dan jasuke pedas manis.

Harga yang ditawarkan mulai Rp10.000 hingga Rp20.000. Sajian ini memadukan jagung yang lembut dengan susu kental serta keju mozzarella yang lumer, menghadirkan sensasi berbeda dibandingkan jasuke pada umumnya.

4. Seblak Prasmanan Putra
Seblak Prasmanan Putra menawarkan konsep prasmanan yang memungkinkan pembeli memilih sendiri bahan sesuai selera. Pilihannya beragam, mulai dari kerupuk, ceker, bakso, sosis, sayuran, hingga berbagai jenis mi yang tersedia di etalase.

Setelah bahan dipilih, seblak dimasak dengan kuah pedas gurih khas racikan dapur Putra Cirebon. Untuk harga, topping disebut dibanderol mulai Rp1.000 hingga Rp5.000 per item.

Aktivitas kuliner di Jalan Moh Toha umumnya semakin ramai pada malam hari. Empat jajanan di atas merupakan sebagian dari banyak pilihan street food yang tersedia di kawasan tersebut.