Sejumlah harga bahan pangan dan bumbu dapur dilaporkan mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas cabai, disusul bawang merah, bawang putih, dan ayam.
Aprelia menyebut harga cabai rawit merah naik tajam dibanding kondisi normal. “Kalau cabai normal sih biasanya Rp45.000, sekarang rawit merah yang naik jadi Rp95.000 per kilo,” ujarnya.
Selain cabai, bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan. Menurutnya, harga yang biasanya berada di kisaran Rp40.000-an kini naik menjadi Rp50.000-an.
Kenaikan juga terjadi pada harga ayam. Aprelia mengatakan ayam yang sebelumnya Rp45.000–Rp48.000 per ekor kini menjadi Rp52.000–Rp55.000. Sementara ayam filet yang semula Rp55.000 naik menjadi Rp60.000.
Di sisi lain, harga ikan disebut relatif lebih stabil. Kenaikannya hanya sekitar Rp1.000–Rp2.000. Ia mencontohkan ikan lele yang sebelumnya Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Adapun untuk rempah-rempah, Aprelia menyatakan harganya masih berada pada level normal.
Ia menilai kenaikan harga tersebut dipengaruhi cuaca hujan ekstrem sejak akhir Desember 2025 hingga saat ini.
Meski harga bahan dapur naik dan kondisi cuaca tidak menentu, jumlah pembeli disebut tidak mengalami penurunan. Aprelia mengatakan pembeli tetap berbelanja seperti biasa, bahkan cenderung bertambah karena kebutuhan bahan pokok harus dipenuhi setiap hari.
Ia menambahkan, pembeli juga terpaksa membeli di tempat yang sama karena kenaikan harga tidak hanya terjadi di satu pasar.

