Harga sejumlah bahan kebutuhan dapur di Ternate, Maluku Utara, mengalami kenaikan menjelang akhir tahun. Komoditas yang paling terasa naik adalah cabai dan bawang, sebagaimana terpantau di beberapa pasar tradisional.
Di Pasar Barito, Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah, pada Minggu, 24 November 2024, harga cabai nona dalam sepekan terakhir mencapai sekitar Rp80.000 per kilogram. Angka ini naik dari sebelumnya sekitar Rp40.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada bawang putih dan bawang merah yang semula berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram, kini menjadi Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.
Salah satu pedagang, Umi, mengatakan kenaikan harga terutama terjadi pada cabai dan bawang sejak sekitar satu minggu terakhir. Sementara itu, lemon disebut masih stabil di kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Adapun tomat, menurutnya, sudah lama berada di harga Rp15.000 per kilogram, namun ia memperkirakan bisa kembali naik karena mendekati Natal dan tahun baru.
Pedagang menyebut pasokan bawang dan cabai dari Manado dan Bima masih berjalan. Namun, kenaikan harga dikaitkan dengan biaya transportasi yang lebih tinggi serta proses pembersihan bahan. Untuk cabai keriting, stok terpantau menurun sejak Sabtu, 23 November 2024, sehingga harganya naik menjadi Rp60.000 per kilogram dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram. “Pasokan dari Manado dan Bima memang tidak macet, tetapi harganya naik karena ada biaya transportasi tambahan, dan kami juga harus membersihkan bahan,” ujar Umi. Ia menambahkan, harga rica kribo juga naik dari sekitar Rp40.000 per kilogram menjadi Rp60.000 per kilogram.
Kenaikan serupa juga terpantau di pasar tradisional Kelurahan Bastiong, Ternate Selatan. Di lokasi tersebut, harga cabai berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram, sedangkan bawang putih dan bawang merah dijual sekitar Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

