BERITA TERKINI
DWP Kemendikdasmen Gelar Seminar Gizi untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis dan Senam Anak Indonesia Hebat

DWP Kemendikdasmen Gelar Seminar Gizi untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis dan Senam Anak Indonesia Hebat

Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (DWP Kemendikdasmen) menggelar seminar bertajuk “Anak Sehat Orang Tua Hebat dengan Makan Bergizi” pada Selasa (10/6). Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis dan gerakan Senam Anak Indonesia Hebat.

Seminar dilaksanakan secara luring dan daring. Sebanyak 70 peserta dari DWP Kemendikdasmen dan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PDM) hadir langsung. Sementara itu, 655 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom dan kanal YouTube Kemendikdasmen.

Penyelenggara menyampaikan seminar ini merupakan wujud komitmen pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk membangun generasi masa depan yang tangguh. Tiga tujuan utama yang diusung adalah meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak, membekali orang tua dengan pengetahuan praktis menyiapkan makanan bergizi, serta mendorong terbentuknya komunitas orang tua terkait pemenuhan gizi dan nutrisi anak.

Penasihat DWP Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya pengetahuan gizi bagi orang tua. Ia menyoroti masih adanya anggapan keliru di masyarakat bahwa konsumsi daging dalam jumlah banyak sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

Menurut Masmidah, pemenuhan gizi seimbang tidak dapat bergantung pada satu jenis makanan, melainkan harus mencakup berbagai komponen, seperti karbohidrat, lauk-pauk, sayuran, buah-buahan, dan susu agar kebutuhan nutrisi terpenuhi secara optimal.

Ia juga mengingatkan bahwa kurangnya wawasan mengenai pengelolaan gizi dapat memicu pola makan yang tidak tepat dan ketidakseimbangan asupan nutrisi, yang berujung pada dampak buruk bagi kesehatan. Masmidah menyampaikan pandangan para ahli bahwa apa yang dikonsumsi hari ini dapat berdampak pada kondisi tubuh dalam 10 tahun mendatang. Karena itu, penerapan gizi seimbang dinilai penting tidak hanya bagi anak, tetapi juga seluruh anggota keluarga.

Ketua DWP Kemendikdasmen, Marlinah Hafidz Muksin, menyatakan seminar ini menjadi bagian dari upaya mendorong peran orang tua dalam menyiapkan makanan bergizi untuk membentuk anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Ia berharap para orang tua dapat terus menjalankan peran sebagai “madrasah pertama” bagi anak-anak di lingkungan keluarga.

Sementara itu, Ketua DWP Ditjen PAUD Dikdasmen, Retnowati Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa setiap orang tua dapat menjadi “ahli gizi terbaik” bagi kesehatan anak dengan bekal pengetahuan yang memadai. Ia berharap seminar ini memberi inspirasi dan tambahan ilmu bagi para peserta.

Retnowati menilai anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya merupakan investasi bagi masa depan bangsa dan menjadi salah satu kunci menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap edukasi tentang pentingnya gizi seimbang dapat mendorong perubahan positif dalam penerapan pola hidup sehat di masyarakat. Pembiasaan Senam Anak Indonesia Hebat juga diharapkan dapat dijalankan secara konsisten, baik di sekolah maupun di keluarga, sehingga asupan gizi yang tepat dapat berjalan beriringan dengan aktivitas fisik yang teratur.