Dusun Semilir di Kabupaten Semarang terus mendorong promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan menghadirkan beragam produk kreatif di kawasan wisatanya. Destinasi ini kini menjadi etalase bagi sekitar 1.200 produk UMKM.
Marketing Manager Dusun Semilir, Afrista Putri Soraya, mengatakan produk yang dipasarkan berasal dari berbagai kategori, mulai dari batik, kerajinan tangan, hingga aneka olahan makanan khas daerah.
“Di Dusun Semilir, kami memiliki berbagai produk UMKM yang unik dan kreatif, seperti kerajinan tangan yang terbuat dari enceng gondok, dan olahan makanan keripik dari wader, belut, udang, rajungan,” kata Afrista, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, produk-produk tersebut dihasilkan oleh sekitar 500 pelaku UMKM lokal. Melalui keberadaan etalase ini, Dusun Semilir diharapkan dapat menjadi ruang promosi sekaligus tempat penjualan bagi para pelaku usaha.
Afrista menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan UMKM lokal. “Kami ingin membantu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM lokal dan mempromosikan kekayaan budaya dan kuliner lokal,” ujarnya.
Menurutnya, ragam produk yang dipasarkan turut menarik minat pengunjung. Salah satu produk yang disebut populer adalah keripik wader, olahan dari ikan wader dengan bumbu khas.
Selain berbelanja produk UMKM, pengunjung juga dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Dusun Semilir, seperti tempat makan, area istirahat, serta wahana bermain anak.

