BERITA TERKINI
dr Zaidul Akbar Bagikan Resep Minuman Fermentasi Madu, Bawang Putih, dan Cengkeh untuk Daya Tahan Tubuh Saat Musim Flu

dr Zaidul Akbar Bagikan Resep Minuman Fermentasi Madu, Bawang Putih, dan Cengkeh untuk Daya Tahan Tubuh Saat Musim Flu

Di tengah musim flu yang kerap terjadi, dr Zaidul Akbar membagikan resep minuman herbal yang disebut dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Melalui akun Instagram resminya, @jsrstore, ia memperkenalkan ramuan fermentasi berbahan madu, bawang putih, dan cengkeh yang bisa dibuat di rumah.

Dalam unggahannya yang dikutip Senin (1/11/2025), dr Zaidul Akbar mengajak masyarakat memanfaatkan bahan dapur yang mudah ditemukan. Ia menuliskan ajakan untuk menyiapkan bawang putih, cengkeh, dan madu sebagai ramuan “imun booster” bagi keluarga.

Menurut dr Zaidul Akbar, pembuatan ramuan ini tergolong sederhana, namun memerlukan waktu fermentasi selama beberapa hari. Bahan yang digunakan meliputi bawang putih yang sudah dikupas, satu sendok makan cengkeh, serta sekitar 200 ml madu asli.

Cara membuatnya, seluruh bahan dimasukkan ke dalam toples kaca yang bersih dan dipastikan terendam madu. Toples kemudian ditutup rapat dan disimpan pada suhu ruang selama lima hari. Selama masa fermentasi, tutup toples dibuka setiap hari agar bahan “bernapas” dan proses fermentasi berjalan lancar. Setelah fermentasi selesai, madu disebut akan tampak lebih cair dari biasanya sebagai tanda proses alami telah terjadi.

Ramuan ini dapat dikonsumsi dengan melarutkan 1–2 sendok teh madu fermentasi ke dalam segelas air, lalu diaduk hingga tercampur.

Dalam keterangan unggahannya, dr Zaidul Akbar juga menjelaskan manfaat dari tiap bahan. Bawang putih disebut mengandung allicin yang bersifat antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi, serta dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan jantung. Cengkeh disebut kaya antioksidan dan antibakteri yang membantu meningkatkan imunitas, melawan infeksi, serta meredakan sakit tenggorokan. Sementara madu dijelaskan berperan sebagai antimikroba alami dan sumber enzim, sekaligus menyerap nutrisi dari bawang putih dan cengkeh selama proses fermentasi.

Ia juga menyebut bahwa ketika difermentasi bersama, ketiga bahan tersebut menghasilkan ramuan kaya probiotik yang dapat mendukung kesehatan pencernaan dan sistem kekebalan tubuh secara alami.

Untuk mendapatkan hasil fermentasi yang baik, dr Zaidul Akbar menyarankan ramuan disimpan di tempat sejuk dan gelap, jauh dari sinar matahari langsung. Tutup toples juga perlu dibuka setiap hari untuk melepas gas hasil fermentasi. Munculnya gelembung disebut menjadi tanda fermentasi sedang berlangsung.

Setelah fermentasi awal selesai, ramuan dapat disimpan di tempat yang sejuk agar lebih tahan lama, bahkan disebut bisa bertahan hingga berbulan-bulan.