Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Al Fatih meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjaga keberlangsungan street food Blok M. Ia menilai daya tarik kawasan Blok M tidak bisa dilepaskan dari nilai seni, heritage, serta otentisitas street food yang tumbuh secara alami.
Menurut Al Fatih, street food di Blok M bukan semata tempat makan, melainkan ruang ekonomi kreatif yang memiliki nilai sejarah dan daya tarik budaya. Ia mengingatkan bahwa pendekatan komersial berisiko mengurangi keotentikan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Al Fatih menanggapi banyaknya pelaku UMKM yang meninggalkan Blok M District setelah terjadi kenaikan sewa kios. Ia mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan investigasi menyeluruh terhadap tata kelola dan kerja sama di kawasan Blok M.
Selain itu, Al Fatih meminta Pemprov DKI bersama BUMD menjaga sekaligus mengkreasi kawasan Blok M agar tetap menjadi destinasi publik yang mendukung UMKM dan memperkaya identitas Jakarta. Ia berharap persoalan ini segera diselesaikan melalui solusi yang adil, sehingga UMKM semakin kuat, daya beli masyarakat meningkat, dan Blok M tetap menjadi ikon Jakarta.
Al Fatih juga mengapresiasi langkah cepat Gubernur Pramono yang turun langsung menemui pedagang untuk menuntaskan masalah tersebut. Ia turut menyoroti kebijakan Pemprov yang menggratiskan sewa kios selama dua bulan bagi pelaku UMKM yang bersedia pindah ke lokasi baru.

