Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti menilai perubahan perilaku konsumsi generasi muda, khususnya Gen Z, belum sepenuhnya direspons dalam kebijakan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, pergeseran pola belanja itu semestinya menjadi acuan dalam merancang program pembinaan yang lebih relevan.
Nila mencontohkan fenomena di media sosial yang memperlihatkan Gen Z rela mengantre panjang demi kuliner viral. Ia mengatakan, tren tersebut bukan sekadar lelucon, melainkan indikasi perubahan yang lebih luas dalam dinamika ekonomi. Pernyataan itu disampaikan Nila dalam keterangannya pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Politikus PDI Perjuangan itu menyebut Gen Z kini menjadi salah satu penopang konsumsi nasional, dengan kecenderungan mengutamakan pengalaman (experience) dan interaksi sosial dalam mengambil keputusan berbelanja. Karena itu, ia memandang program pengembangan UMKM tidak lagi cukup mengandalkan pola pembinaan konvensional.
Nila juga menyoroti serapan program UMKM dan kewirausahaan yang disebut baru mencapai 51,64 persen. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal perlunya evaluasi terhadap metode pembinaan yang selama ini dijalankan.
Ia mendorong kementerian terkait untuk menggeser pelatihan formal yang dinilai masih bergaya lama menuju fasilitasi inkubasi bisnis, terutama di sektor kuliner, fesyen, dan industri kreatif yang dianggap lebih selaras dengan minat Gen Z saat ini.
Selain itu, Nila meminta pemerintah memanfaatkan ekosistem digital yang telah menjadi ruang aktivitas generasi muda. Ia menilai pemerintah tidak cukup hanya membangun aplikasi sendiri, tetapi perlu berkolaborasi dengan platform digital yang telah memiliki basis pengguna besar.
Dalam konteks itu, Nila mendorong Deputi Kewirausahaan dan LLP-KUKM memperkuat sinergi dengan komunitas digital agar program pembinaan UMKM lebih mudah diakses dan lebih mampu menjawab dinamika pasar. Menurutnya, kebijakan ke depan perlu melampaui aspek administratif dan diarahkan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha di era ekonomi digital.

