BERITA TERKINI
Dosen UMM Kotabumi Ingatkan Risiko Sosis Olahan untuk Menu Sahur Harian

Dosen UMM Kotabumi Ingatkan Risiko Sosis Olahan untuk Menu Sahur Harian

Konsumsi menu praktis saat sahur kerap menjadi pilihan masyarakat, salah satunya telur dadar dan sosis. Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Citra Nurma Yunita, mengatakan telur dadar pada dasarnya aman dikonsumsi setiap hari bagi orang yang sehat, selama diolah dengan cara yang tepat.

Pernyataan tersebut disampaikan Citra saat menjawab pertanyaan pendengar bernama Ahmad dari Lowokwaru dalam dialog Kurma (Kisah Unik Ramadan) di Pro 1 RRI Malang, Senin (2/3/2026). “Untuk orang yang sehat, satu butir telur per hari masih tergolong aman selama diolah dengan cara yang tepat,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan agar konsumsi sosis olahan tidak dijadikan menu harian, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang. Menurutnya, sosis termasuk daging olahan yang umumnya mengandung natrium atau garam cukup tinggi, lemak tambahan, serta bahan pengawet seperti nitrat. Jika dikonsumsi terus-menerus, kandungan tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan metabolik.

“Dari sisi kesehatan, konsumsi sosis setiap hari kurang baik karena ada risiko jangka panjang seperti peningkatan kolesterol dan tekanan darah,” kata Citra.

Selain terkait risiko kesehatan, Citra menilai makanan tinggi natrium saat sahur juga dapat memengaruhi kenyamanan saat berpuasa. Ia menyebut asupan garam yang tinggi berpotensi memicu rasa haus lebih cepat pada siang hari, sehingga puasa terasa kurang nyaman.

Untuk itu, ia menyarankan konsumsi sosis dibatasi dan tidak dijadikan pilihan utama setiap hari. Sebagai alternatif, Citra menganjurkan memilih sumber protein segar atau membuat sosis secara mandiri di rumah agar bahan dan kualitasnya lebih terkontrol. “Kalau ingin praktis, tetap utamakan bahan yang lebih alami dan minim pengawet agar kesehatan tetap terjaga,” pungkasnya.