BERITA TERKINI
Dokter Gizi Jelaskan Komposisi Sahur Seimbang untuk Menjaga Kesehatan Jantung saat Puasa

Dokter Gizi Jelaskan Komposisi Sahur Seimbang untuk Menjaga Kesehatan Jantung saat Puasa

Sahur kerap dipandang sekadar agar tubuh kuat menjalani puasa. Namun, komposisi makanan saat sahur disebut berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, mempertahankan energi harian, hingga membantu mencegah kehilangan massa otot.

Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita, dr. Oqti Rodia, Sp.GK, menjelaskan prinsip sahur pada dasarnya mengikuti pedoman “Isi Piringku”. Ia menyampaikan hal itu dalam talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan pada Senin (23/2/2026).

Menurut dr. Oqti, satu piring makan dapat dibagi menjadi tiga bagian besar. Sepertiga piring diisi makanan pokok sebagai sumber karbohidrat, seperti nasi, jagung, kentang, ubi, atau singkong.

Selanjutnya, seperenam piring diisi lauk, baik nabati maupun hewani, sebagai sumber protein. Sementara sepertiga piring lainnya diisi sayuran. Ia menekankan sayur tidak seharusnya dilewatkan karena berperan penting sebagai sumber serat dan mendukung kesehatan jantung.

Bagian terakhir, yakni seperenam piring, diisi buah-buahan. Dengan susunan tersebut, tubuh mendapatkan karbohidrat untuk energi, protein untuk membantu menjaga massa otot, serta serat dari sayur dan buah untuk mendukung metabolisme dan kesehatan jantung.

Intinya, sahur tidak hanya bertujuan membuat kenyang, tetapi perlu disusun secara seimbang.

Selain sahur, dr. Oqti juga menyinggung pola berbuka puasa. Ia menyarankan berbuka dilakukan bertahap dengan memulai dari asupan cair, seperti air putih atau air kelapa. Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan buah atau kurma, sebelum kemudian mengonsumsi makanan utama dengan komposisi seimbang seperti saat sahur.