BERITA TERKINI
Dokter Gizi Ingatkan Pola Makan Seimbang dan Cukup Minum agar Kulit Tetap Sehat Selama Puasa

Dokter Gizi Ingatkan Pola Makan Seimbang dan Cukup Minum agar Kulit Tetap Sehat Selama Puasa

Menjaga kulit tetap tampak sehat dan bercahaya selama Ramadan tidak hanya bergantung pada perawatan dari luar, tetapi juga dipengaruhi oleh pilihan makanan dan minuman saat sahur dan berbuka. Saat berpuasa, tubuh mengandalkan cadangan energi internal karena tidak ada asupan selama belasan jam. Karena itu, strategi nutrisi yang tepat dibutuhkan agar energi tetap stabil hingga waktu berbuka sekaligus mendukung kesehatan kulit.

Spesialis gizi klinik dr. Cindiawaty Josito, MARS, MS, SpGK, menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan hidrasi yang cukup selama Ramadan. Ia mengingatkan kebiasaan yang kerap terjadi saat berbuka, yakni mengutamakan gorengan, makanan manis, dan minuman manis. Pola ini, menurutnya, dapat membuat asupan menjadi tidak lengkap dan berisiko berdampak pada kebugaran, komposisi tubuh, serta kesehatan kulit.

Dalam sebuah talkshow di Jakarta, Kamis (5/3/2026), dr. Cindiawaty juga menyoroti kebiasaan melewatkan sahur. Ia menyebut, ketika sahur diabaikan, cadangan energi bisa tidak mencukupi sehingga tubuh lebih cepat lemas pada sore hari.

Terkait komposisi makanan, ia menyarankan menu yang seimbang, mencakup sumber karbohidrat—terutama karbohidrat kompleks seperti roti gandum dan nasi merah—serta sayuran dan protein yang lengkap. Menurutnya, keseimbangan ini membantu tubuh tetap bertenaga dan mencegah kehilangan massa otot.

Selain makanan, asupan cairan disebut berperan besar selama puasa. Dr. Cindiawaty menyampaikan anjuran konsumsi air putih sekitar tujuh hingga delapan gelas per hari, serta mengingatkan bahwa minuman seperti kopi dan teh dapat membuat cairan lebih banyak keluar. Ia juga menekankan pembagian porsi makan selama Ramadan: sahur sekitar 30–40%, berbuka 40–50%, dan sisanya 10–20%.

Di bagian akhir, ia memberikan panduan praktis terkait hidrasi dan protein. Kebutuhan cairan disebut sekitar 8–10 gelas per hari, dengan pembagian saat sahur 2–3 gelas, saat berbuka 2–3 gelas, dan 4–5 gelas di waktu lainnya. Untuk protein, ia menekankan sumber seperti ikan, ayam, daging, dan lainnya.

Ia menambahkan, asupan protein dan nutrisi seimbang penting untuk menjaga massa otot tetap kencang, mencegah tubuh bergelambir, serta membantu tubuh tetap bertenaga selama beraktivitas. Dr. Cindiawaty juga mengingatkan agar tetap berolahraga setelah berbuka. Menurutnya, kesehatan kulit tidak hanya ditentukan perawatan luar, karena nutrisi seimbang membantu menjaga stabilitas kulit dari dalam sehingga perawatan topikal dapat bekerja lebih optimal.