Pertumbuhan bisnis kuliner di Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan tren positif. Salah satu yang mencerminkan geliat tersebut adalah Djoglo Bercakap, restoran yang berlokasi di Jl. Veteran No. 85, Ganungkidul, Nganjuk.
Sejak bergabung sebagai merchant pada Mei 2026, Djoglo Bercakap mencatatkan performa transaksi yang konsisten dengan rata-rata 102 transaksi per hari. Restoran milik Aan Setiawan ini bergerak di bidang food and beverage (F&B) dan menjadi salah satu pilihan kuliner bagi masyarakat setempat.
Djoglo Bercakap mengusung konsep restoran yang nyaman dengan beragam pilihan makanan dan minuman. Performa transaksi yang menembus lebih dari seratus transaksi setiap hari dinilai menjadi indikator tingginya antusiasme pelanggan.
Pencapaian tersebut juga menggambarkan peran digitalisasi dalam bisnis kuliner, yang dapat membantu merchant menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus membuka peluang pertumbuhan usaha.
Di sisi lain, Aan Setiawan disebut terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Konsistensi pelayanan menjadi salah satu faktor yang diupayakan agar pelanggan tetap memilih Djoglo Bercakap sebagai destinasi kuliner.
Branch Office Head BO Nganjuk, Iga Aditya, menyampaikan bahwa kolaborasi antara merchant dan tim pendamping dari BRI Nganjuk menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi bisnis, terutama untuk mendorong peningkatan transaksi dan memperluas jangkauan pelanggan.
Perjalanan Djoglo Bercakap sejak bergabung pada Mei 2026 disebut menjadi contoh peluang pelaku usaha kuliner di daerah untuk berkembang melalui pemanfaatan ekosistem digital. Dengan menjaga kualitas produk dan pelayanan serta beradaptasi terhadap kebutuhan konsumen, Djoglo Bercakap menyatakan optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan bisnisnya.
Ke depan, Djoglo Bercakap diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan capaian rata-rata 102 transaksi per hari, tetapi juga meningkatkan performa dan semakin dikenal sebagai salah satu merchant F&B pilihan masyarakat.